<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990</id><updated>2011-04-22T02:54:02.998+07:00</updated><category term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Light House</title><subtitle type='html'>Tidak seorang pesimis pun yang akan pernah menemukan rahasia bintang, atau berlayar menuju sebuah daratan yang belum terpetakan, atau membuka sebuah surga bagi jiwa manusia. – Hellen Keller</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-8814425297452314517</id><published>2009-02-16T15:56:00.005+07:00</published><updated>2009-02-16T16:06:32.564+07:00</updated><title type='text'>Jejak - Jejak Kaki: Behind The Foot Prints Story</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZksfs0TEyI/AAAAAAAAAOM/8VTYUst4PO4/s1600-h/footprints_in_the_sand_op_493x600.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303318959323550498" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 164px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZksfs0TEyI/AAAAAAAAAOM/8VTYUst4PO4/s200/footprints_in_the_sand_op_493x600.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;ahukah anda cerita di balik terciptanya sajak "FOOTPRINTS". Sajak itu telah menyentuh hati jutaan orang di seluruh dunia. Namun tidak banyak orang mengetahui siapa pengarang sajak itu. Juga tidak banyak orang tahu apa latar belakang lahirnya sajak itu. Lebih-lebih lagi tidak banyak orang tahu bahwa sajak yang berjudul "Jejak" (aslinya : "Footprints") sebenarnya adalah buah pena masa berpacaran di suatu senja di tepi danau.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Pengarang sajak itu adalah Margaret Fishback, seorang guru sekolah dasar Kristen untuk anak-anak Indian di Kanada. Margaret sangat pendek dan kecil untuk ukuran orang Kanada. Tinggi badannya hanya 147 cm. Tubuhnya ramping dan wajahnya halus seperti anak kecil. Karena itu walaupun ia sudah dewasa dan sudah menjadi ibu guru ia sering diberi karcis untuk anak-anak kalau berdiri di depan loket atau kalau naik bis. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Margaret dibesarkan dalam keluarga yang bersuasana hangat dan penuh kasih. Namun ada beberapa peristiwa yang terasa pahit dalam kenangan masa kecilnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Yang pertama adalah pengalamannya ketika ia menjadi murid kelas satu sekolah dasar. Ia mempunyai kenangan buruk tentang gurunya. Margaret berlogat Jerman karena ayahnya berasal dari Jerman. Lalu tiap kali Margaret melafalkan sebuah kata Bahasa Inggris dengan logat Jerman, jari-jari tangannya langsung dipukul oleh gurunya dengan sebuah tongkat kayu. Tiap hari jari-jari tangan Margaret memar kemerah-merahan. "Jangan bicara dengan logat Jerman. Pakai logat yang betul, kalau tidak ... !" &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Itulah ancaman dan amarah yang didengar Margaret setiap hari. Dan ia sungguh takut. "Tiap hari aku berangkat ke sekolah dihantui oleh rasa takut. Aku heran mengapa aku dimarahi. Apa salahku ? Apa salahnya orang berbicara dengan logat Jerman ? Baru kemudian hari aku tahu bahwa pada waktu itu sedang berlangsung Perang Dunia II, sehingga orang Jerman dibenci di Amerika dan Kanada," ucap Margaret mengenang masa kecilnya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Kenangan pahit lain yang diingat Margaret adalah tentang dua teman perempuannya di kelasnya. "Aku akrab dengan semua teman dan mereka senang bermain dengan aku, kecuali dua orang teman perempuan yang kebetulan berbadan besar. Kedua teman itu sering menjahati aku. Untung ada seorang teman laki-laki yang selalu melindungi aku. Namun pada suatu hari teman laki-laki itu tidak masuk ke sekolah. Lalu kedua teman perempuan yang berbadan besar itu menjatuhkan aku dan duduk di atas perutku sambil menggelitiki aku. Aku kehabisan nafas. Untung tiba-tiba ada orang yang lewat sehingga aku dilepas. Langsung aku lari ketakutan sampai aku jatuh dan pingsan. Selama beberapa hari aku terbaring sakit. Tetapi yang lebih parah lagi, selama beberapa bulan aku ketakutan," kenang Margaret. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Juga tentang masa dewasanya Margaret mempunyai pengalaman yang menakutkan. Pada suatu siang yang bercuaca buruk, ketika ia sedang mengajar di kelas, tiba-tiba jendela terbuka dan petir menyambar sekujur tubuh Margaret. Ia jatuh terpental di lantai. Setelah dirawat di rumah sakit, ia tetap mengidap penyakit yang tidak tersembuhkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Urat syarafnya terganggu sehingga ia sering bergetar. Bukan mustahil semua pengalaman buruk itu turut mewarnai lahirnya sajak "Jejak" ini, yang dikarang oleh Margaret ketika ia sudah mempunyai tunangan yang bernama Paul. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hari itu Margaret dan Paul berangkat menuju suatu tempat perkemahan di utara Toronto untuk memimpin retret. Di tengah perjalanan, mereka melewati danau Echo yang indah."Mari kita jalan di pantai," usul Margaret. Dengan semangat mereka melepaskan sepatu lalu berjalan bergandengan tangan di pantai pasir. Ketika mereka kembali dan berjalan ke arah mobil mereka, dengan jelas mereka mengenali dua pasang jejak kaki mereka dipasir pantai. Namun di tempat-tempat tertentu gelombang air telah menghapus satu pasang jejak itu. "Hai Paul, lihat, jejak kakiku hilang,"seru Margaret. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;"Itukah mungkin yang akan terjadi dalam impian pernikahan kita? Semua cita-cita kita mungkin akan lenyap disapu gelombang air," lirih Margaret. "Jangan berpikir begitu," protes Paul. "Aku malah melihat lambang yang indah. Setelah kita menikah, yang semula dua akan menjadi satu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Lihat itu, di situ jejak kaki kita masih ada lengkap dua pasang." Mereka berjalan terus. "Paul, lihat, di sini jejakku hilang lagi." Paul menatap Margaret dengan tajam, "Margie jalan hidup kita dipelihara Tuhan. Pada saat yang susah, ketika kita sendiri tidak bisa berjalan, nanti Tuhan akan mengangkat kita. Seperti begini..." Lalu Paul mengangkat Margaret yang bertubuh kecil dan ringan itu dan memutar-mutarnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Margaret yang adalah pengarang kawakan menggoreskan pena dan menuangkan ilham pengalamannya tadi di pantai. Kalimat demi kalimat mengalir. Dicoretnya sebuah kalimat, diubahnya kalimat yang lain. Ia berpikir, menulis, termenung, mencoret, menulis lagi, termenung lagi, mencoret lagi... Seolah-olah bermimpi, dalam imajinasinya ia merasa berjalan bersama dengan Tuhan Yesus di tepi pantai. Ketika berjalan kembali ia melihat dua pasang jejak kaki, satu pasang jejaknya sendiri dan satu pasang jejak Tuhan. Tetapi... dan seterusnya. Margaret melihat lonceng. Pukul 3 pagi ! Cepat-cepat diselesaikannya tulisannya, lalu ia tidur.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, begitu bangun, ia langsung membaca ulang tulisannya. Ah, belum ada judulnya. Margaret berpikir sejenak lalu membubuhkan judul "Aku Bermimpi". Ia mengubah beberapa kata dan kalimat. Dan lahirlah sajak yang sekarang kita kenal dengan judul "Jejak".&lt;br /&gt;ada hari itu juga dalam kebaktian, sajak itu dibacakan Paul. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Paul berkata, "... ada saat di mana kita merasa seolah-olah Tuhan meninggalkan kita. Musibah menimpa kita dan jalan hidup kita begitu sulit. Kita bertanya mengapa Tuhan tidak menolong kita. Sebenarnya Tuhan sedang menolong kita. Tuhan sedang mengangkat kita." Lalu Paul membacakan sajak karya Margaret : &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"One night I dreamed a dream. I was walking along the beach with my Lord. Across the dark sky flashed scenes from my life. For each scene, I noticed two sets of footprints in the sand, One belong to me and one to my Lord. When the last scene of my life shot before me, I looked back at the footprints in the sand. There was only one set of footprints. I realized that this was the lowest and the saddest times of my life. This always bothered me and I questioned the Lord about my dilemma. "Lord, You told me when I decided to follow, You would walk and talk with me all the way. But I'm aware that during the most troublesome times of my life, There is only one set of footprints. I just don't understand why, when I need You most, You leave me." He whispered, "My precious child, I love you and will never leave you never, ever, during your trials and testings. When you saw only one set of footprints, It was then that I carried you." &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Seluruh peserta perkemahan duduk terpaku mendengarnya. Mereka termenung menyimak kedalaman arti yang terkandung sajak itu. Sekarang pun tiap orang termenung setiap kali membaca sajak itu. Sajak itu mengajak kita menelusuri perjalanan hidup kita. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dalam perjalanan itu telapak kaki kita dan telapak kaki Tuhan Yesus membekas bersebelahan. Tetapi pada saat-saat dimana musibah menimpa dan perjalanan menjadi sulit serta berbahaya, ternyata yang tampak hanya telapak kaki Tuhan. Telapak kaki kita tidak tampak, padahal telapak kaki Tuhan membekas dengan jelas.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dimana telapak kaki kita ? Telapak kaki kita tidak ada, sebab pada saat-saat seperti itu kita sedang diangkat dan digendong Tuhan. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-8814425297452314517?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/8814425297452314517/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/jejak-jejak-kaki-behind-foot-prints.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/8814425297452314517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/8814425297452314517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/jejak-jejak-kaki-behind-foot-prints.html' title='Jejak - Jejak Kaki: Behind The Foot Prints Story'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZksfs0TEyI/AAAAAAAAAOM/8VTYUst4PO4/s72-c/footprints_in_the_sand_op_493x600.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-4850571656587775677</id><published>2009-02-16T15:45:00.005+07:00</published><updated>2009-02-16T15:50:31.253+07:00</updated><title type='text'>Butir Padi Pertanda Kasih</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkoeKrcUkI/AAAAAAAAAOE/OhpZNAitN7c/s1600-h/padi.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303314534933221954" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 180px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkoeKrcUkI/AAAAAAAAAOE/OhpZNAitN7c/s200/padi.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;ua bersaudara bekerja bersama-sama di ladang milik keluarga mereka. Yang seorang telah menikah dan memiliki sebuah keluarga besar. Yang lainnya masih lajang. Ketika hari mulai senja, kedua bersaudara itu membagi sama rata hasil yang mereka peroleh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, saudara yang masih lajang itu berpikir, "Tidak adil jika kami membagi rata semua hasil yang kami peroleh. Aku masih lajang dan kebutuhanku hanya sedikit." Karena itu, setiap malam ia mengambil sekarung padi dari lumbung miliknya dan menaruhnya di lumbung milik saudaranya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ementara itu, saudara yang telah menikah itu berpikir dalam hatinya, "Tidak adil jika kami membagi rata semua hasil yang kami peroleh. Aku punya istri dan anak-anak yang akan merawatku di masa tua nanti, sedangkan saudaraku tidak memiliki siapa pun dan tidak seorang pun akan peduli padanya pada masa tuanya." Karena itu, setiap malam ia pun mengambil sekarung padi dari lumbung miliknya dan menaruhnya di lumbung milik saudara satu-satunya itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Selama bertahun-tahun kedua bersaudara itu menyimpan rahasia itu masing-masing, sementara padi mereka sesungguhnya tidak pernah berkurang, hingga suatu malam keduanya bertemu, dan barulah saat itu mereka tahu apa yang telah terjadi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mereka pun berpelukan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jangan biarkan persaudaraan rusak karena harta, justru pereratlah persaudaraan tanpa memusingkan harta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-4850571656587775677?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/4850571656587775677/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/butir-padi-pertanda-kasih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4850571656587775677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4850571656587775677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/butir-padi-pertanda-kasih.html' title='Butir Padi Pertanda Kasih'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkoeKrcUkI/AAAAAAAAAOE/OhpZNAitN7c/s72-c/padi.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-8565816807084102895</id><published>2009-02-16T15:38:00.004+07:00</published><updated>2009-02-16T15:43:44.461+07:00</updated><title type='text'>Bersyukur</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZknMKS7FYI/AAAAAAAAAN8/WjWqJNlO58Y/s1600-h/gratitude-candle-with-word-cropped%2520copy.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303313126081107330" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 162px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZknMKS7FYI/AAAAAAAAAN8/WjWqJNlO58Y/s200/gratitude-candle-with-word-cropped%2520copy.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;lkisah, seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib.Mata air itu bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya. Mata air itu bisa membuat si petani menjadi kaya raya seberapapun yang diinginkannya, sebab kucuran uang emas itu baru akan berhenti bila si petani mengucapkan kata "cukup".&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Seketika si petani terperangah melihat kepingan uang emas berjatuhan di depan hidungnya. Diambilnya beberapa emberuntuk menampung uang kaget itu. Setelah semuanya penuh, dibawanya ke gubug mungilnya untuk disimpan disana. Kucuran uang terus mengalir sementara si petani mengisi semua karungnya, seluruh tempayannya, bahkan mengisi penuh rumahnya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Masih kurang! Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya. Belum cukup, dia membiarkan mata air itu terus mengalir hingga akhirnya petani itu mati tertimbun bersama ketamakannya karena dia tak pernah bisa berkata cukup.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Kata yang paling sulit diucapkan oleh manusia barangkali adalah kata "cukup". Kapankah kita bisa berkata cukup?&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Hampir semua pegawai merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya. Pengusaha hampir selalu merasa pendapatan perusahaannya masih dibawah target. Istri mengeluh suaminya kurang perhatian.S uami berpendapat istrinya kurang pengertian. Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati. Semua merasa kurang dan kurang.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Kapankah kita bisa berkata cukup? Cukup bukanlah soal berapa jumlahnya. Cukup adalah persoalan kepuasan hati. Cukup hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa mensyukuri. Tak perlu takut berkata cukup.Mengucapkan kata cukup bukan berarti kita berhenti berusaha dan berkarya.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;"Cukup" jangan diartikan sebagai kondisi stagnasi, mandeg dan berpuas diri. Mengucapkan kata cukup membuat kita melihat apa yang telah kita terima, bukan apa yang belum kita dapatkan. Jangan biarkan kerakusan manusia membuat kita sulitberkata cukup. Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada dirikita hari ini, maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia. Belajarlah untuk berkata "Cukup"&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-8565816807084102895?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/8565816807084102895/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/bersyukur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/8565816807084102895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/8565816807084102895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/bersyukur.html' title='Bersyukur'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZknMKS7FYI/AAAAAAAAAN8/WjWqJNlO58Y/s72-c/gratitude-candle-with-word-cropped%2520copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-7570659817353539919</id><published>2009-02-16T15:28:00.003+07:00</published><updated>2009-02-16T15:32:21.647+07:00</updated><title type='text'>Pagar dan Sahabat</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkkiaqzMdI/AAAAAAAAAN0/k078lp1AnBI/s1600-h/friend-5.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303310209898459602" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 144px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkkiaqzMdI/AAAAAAAAAN0/k078lp1AnBI/s200/friend-5.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;ernah ada anak lelaki yang berwatak buruk. Ayahnya memberi dia sekantung penuh paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan kesabarannya atau berselisih paham dengan orang lain. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar. Pada minggu-minggu berikutnya dia belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri daripada memaku di pagar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu lagi memaku sebatang paku pun dan dengan Gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya. Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut sebatang paku dari pagar setiap kali bila dia berhasil menahan diri/bersabar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari-hari berlalu dan akhirnya tiba harinya dia bisa menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku sudah tercabut dari pagar. Sang ayah membawa anaknya ke pagar dan berkata: "Anakku, kamu sudah baik, tetapi coba lihat betapa banyak lubang yang ada di pagar. Pagar ini tidak akan kembali seperti semula."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kalau kamu berselisih paham atau bertengkar dengan orang lain, hal itu selalu meninggalkan luka seperti pada pagar. Kau bisa menusukkan pisau di punggung orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan meninggalkan luka. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tak peduli berapa kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya tinggal. Luka melalui ucapan sama perihnya seperti luka fisik.Kawan-kawan adalah perhiasan yang langka. Mereka membuatmu tertawa dan memberimu semangat. Mereka bersedia mendengarkan jika itu kau perlukan, mereka menunjang dan membuka hatimu. Tunjukkanlah kepada teman-temanmu betapa kau menyukai mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-7570659817353539919?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/7570659817353539919/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/pagar-dan-sahabat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/7570659817353539919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/7570659817353539919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/pagar-dan-sahabat.html' title='Pagar dan Sahabat'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkkiaqzMdI/AAAAAAAAAN0/k078lp1AnBI/s72-c/friend-5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-8554715204143629332</id><published>2009-02-16T15:19:00.004+07:00</published><updated>2009-02-16T15:25:34.081+07:00</updated><title type='text'>Toko Grosir Surga</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkiXSabfvI/AAAAAAAAANs/JUeaIpOAEEc/s1600-h/store.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303307819680497394" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 150px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkiXSabfvI/AAAAAAAAANs/JUeaIpOAEEc/s200/store.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;uatu hari dalam perjalanan hidup saya, saya melihat sebuah papan bertuliskan, "Toko Grosir Surga".Ketika saya berjalan dan hendak masuk ke toko itu, pintu segera terbuka dengan begitu lebar.Sementara saya berdiri dalam kebingungan ketika berada dalam toko tersebut, saya melihat banyak malaikat yang berdiri dimana-mana.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Salah satu dari mereka memberikan keranjang belanja kepada saya sambil berkata,"Anakku, berbelanjalah dan pilih apa saja yang engkau mau, semua kebutuhan orang Kristen tersedia di toko ini dan jika engkau tidak bisa membawa semua belanjaanmu, engkau boleh kembali lagi kesini." &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pertama-tama saya mengambil KESABARAN dan KASIH , karena keduanya berada di rak yang sama. Dibawah rak itu saya melihat PENGERTIAN dan saya pun mengambilnya. "Kau selalu memerlukannya dimanapun kau pergi," kata malaikat yang ada di depan saya. Saya mengambil 2 kotak KEBIJAKSANAAN dan sekantong IMAN .Saya juga tidak melupakan ROH KUDUS karena itu terletak di setiap tempat di dalam toko itu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya berhenti sejenak untuk mengambil sebungkus KEKUATAN dan KETEGUHAN HATI untuk menolong dan memampukan saya melalui perjuangan hidup ini.Meskipun keranjang saya sudah penuh, tetapi saya teringat bahwa saya membutuhkan ANUGERAH. Saya juga tidak melupakan KESELAMATAN karena saya tahu itu merupakan barang yang gratis di toko tersebut. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya mengambil lebih , agar bisa membagikannya kepada orang lain yang membutuhkannnya. Saya berpikir, "ini kan cuma-cuma." Keranjang saya kini benar-benar penuh dan saya berjalan ke kasir untuk membayar belanjaan. Saya berpikir, "Dengan semua yang saya beli, saya pasti bisa menyenangkan Tuhan saya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Di depan kasir saya melihat DOA dan tanpa menunggu lebih lama saya segera mengambilnya karena saya tahu tanpa DOA saya akan segera jatuh dalam pencobaan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;DAMAI dan SUKACITA adalah dua hal penting yang hampir saya lupakan. Saya segera mengambil satu keranjang kecil untuk keduanya dan untuk NYANYIAN PUJIAN .&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pada akhirnya saya berkata kepada malaikat, "Sekarang berapa yang harus saya bayar?"Ia hanya tersenyum dan berkata, " Kamu tinggal membawanya saja."Sekali lagi saya bertanya dalam kebingungan, "Sungguh, berapa harga semua ini?"Ia tersenyum dan berkata, "Anakku, bertahun-tahun yang lalu Yesus telah membayar semuanya untuk mu."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Aku terharu, aliran-aliran bening membanjiri mataku. Di dalam Iman semuanya sudah tersedia bagi kita yang percaya kepada YESUS.Kita tinggal mengambilnya kapan dan berapa banyak yang kita mau.Alkitab berkata bahwa Ia datang supaya kita memiliki hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. DIA menjadi miskin agar kita kaya dalam segala hal. Saat ini "Toko Grosir Sorga" masih terbuka, dan YESUS mengharapkan agar kita semua datang dan menikmati hasil dari pengorbananNYA . &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-8554715204143629332?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/8554715204143629332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/toko-grosir-surga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/8554715204143629332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/8554715204143629332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/toko-grosir-surga.html' title='Toko Grosir Surga'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkiXSabfvI/AAAAAAAAANs/JUeaIpOAEEc/s72-c/store.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-3809061879533103175</id><published>2009-02-16T15:12:00.003+07:00</published><updated>2009-02-16T15:25:34.081+07:00</updated><title type='text'>Arloji yang hilang</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkgihevWKI/AAAAAAAAANk/yuUZsgtgKNc/s1600-h/jam.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303305813680412834" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 161px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkgihevWKI/AAAAAAAAANk/yuUZsgtgKNc/s200/jam.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;da seorang tukang kayu. Suatu saat ketika sedang bekerja, secara tak disengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu. Teman-teman pekerja yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia-sia saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan. Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta pemilik arloji tersebut dengan semangat yang lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Saat itu seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia menjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut. Tentu si tukang kayu itu amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia-sia. Tapi anak ini cuma seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini ?", tanya si tukang kayu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;"Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi tik-tak, tik-tak. Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada", jawab anak itu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam 'kesibukan dan kegaduhan'. Ada baiknya kita menenangkan diri kita terlebih dahulu sebelum mulai melangkah menghadapi setiap permasalahan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Segenggam ketenangan lebih baik dari pada dua genggam jerih payah dan usaha menjaring angin." (Pengkhotbah 4:6). " &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-3809061879533103175?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/3809061879533103175/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/arloji-yang-hilang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3809061879533103175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3809061879533103175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/arloji-yang-hilang.html' title='Arloji yang hilang'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkgihevWKI/AAAAAAAAANk/yuUZsgtgKNc/s72-c/jam.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-3653886130472349821</id><published>2009-02-16T14:47:00.005+07:00</published><updated>2009-02-16T15:01:15.587+07:00</updated><title type='text'>The Holy Alphabet</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkbNAomtcI/AAAAAAAAANc/DojBTtuGkJs/s1600-h/ABC.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303299946528028098" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 199px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkbNAomtcI/AAAAAAAAANc/DojBTtuGkJs/s200/ABC.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;A&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; lthough things are not perfect &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;B&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; ecause of trial or pain&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;C&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ontinue in thanksgiving&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; o not begin to blame&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;E&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ven when the times are hard&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;F&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ierce winds are bound to blow God is forever able&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;H&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; old on to what you know&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; magine life without His love&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; oy would cease to be&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;K&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; eep thanking Him for all the things&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;L&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ove imparts to thee&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;M&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ove out of “Camp Complaining”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;N&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; o weapon that is known&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;O&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; n earth can yield the power&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;P&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; raise can do alone&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Q&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; uit looking at the future&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;R&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; edeem the time at hand&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;tart every day with worship&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;T&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; o “thank” is a command&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;U&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ntil we see Him coming&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;V&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ictorious in the sky&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;W&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; e’ll run the race with gratitude&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;X&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; alting God most high&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Y&lt;/span&gt; &lt;/strong&gt;es, there’ll be good times and yes some will be bad, but…&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Z&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; ion waits in glory…where none are ever sad! &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-3653886130472349821?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/3653886130472349821/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/holy-alphabet.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3653886130472349821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3653886130472349821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/holy-alphabet.html' title='The Holy Alphabet'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkbNAomtcI/AAAAAAAAANc/DojBTtuGkJs/s72-c/ABC.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-3246673955749601336</id><published>2009-02-16T14:31:00.004+07:00</published><updated>2009-02-16T15:25:34.082+07:00</updated><title type='text'>Ini hari istimewa buat mama</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkYPbd3BeI/AAAAAAAAANU/IxWKh36-B1E/s1600-h/winter_depression.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303296689555572194" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 160px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkYPbd3BeI/AAAAAAAAANU/IxWKh36-B1E/s200/winter_depression.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;ni sebuah kisah nyata. Siu Lan, seorang janda miskin memiliki seorang putri kecil, berumur 7 tahun, Lie Mei. Kemiskinan memaksanya untuk membuat sendiri kue-kue dan menjajakannya di pasar untuk biaya hidup berdua. Hidup penuh kekurangan membuat Lie Mei tidak pernah bermanja-manja pada ibunya, seperti anak kecil lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu ketika di musim dingin, saat selesai membuat kue, Siu Lan melihat keranjang kuenya sudah rusak berat. Dia berpesan agar Lie Mei menunggu di rumah karena ia akan membeli keranjang kue yang baru. Pulang dari membeli keranjang kue, Siu Lan menemukan pintu rumah tidak terkunci dan Lie Mei tidak ada di rumah. Marahlah Siu Lan. Putrinya benar-benar tidak tahu diri, sudah hidup susah masih juga pergi bermain dengan teman-temannya. Lie Mei tidak menunggu rumah seperti pesannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Siu Lan menyusun kue ke dalam keranjang, dan pergi keluar rumah untuk menjajakannya. Dinginnya salju yang memenuhi jalan tidak menyurutkan niatnya untuk menjual kue. Bagaimana lagi? Mereka harus dapat uang untuk makan. Sebagai hukuman bagi Lie Mei, putrinya, pintu rumah dikunci Siu Lan dari luar agar Lie Mei tidak bisa pulang. Putri kecil itu harus diberi pelajaran, pikirnya geram. Lie Mei sudah berani kurang ajar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Sepulang menjajakan kue, Siu Lan menemukan Lie Mei, gadis kecil itu tergeletak di depan pintu. Siu Lan berlari memeluk Lie Mei yang sudah membeku dan sudah tidak bernyawa. Siu Lan berteriak membelah kebekuan salju dan menangis meraung-raung, tapi Lie Mei tetap tidak bergerak. Dengan segera, Siu Lan membopong Lie Mei masuk ke rumah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Siu Lan menggoncang-goncangkan tubuh beku putri kecilnya sambil meneriakkan nama Lie Mei. Tiba-tiba jatuh sebuah bungkusan kecil dari tangan Lie Mei. Siu Lan mengambil bungkusan kecil itu lalu membukanya. Isinya sebungkus kecil biskuit yang dibungkus kertas usang. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Siu Lan mengenali tulisan pada kertas usang itu adalah tulisan Lie Mei yang masih berantakan namun tetap terbaca: “Hi..hi..hi.. mama pasti lupa. Ini hari istimewa buat mama. Aku membelikan biskuit kecil ini untuk hadiah. Uangku tidak cukup untuk membeli biskuit ukuran besar. Hi..hi..hi.. mama selamat ulang tahun.” &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari kisah nyata ini, sering kali kita terlalu cepat menghakimi atau menghukum orang lain tanpa tahu fakta sebenarnya, hanya karena tidak sesuai dengan persepsi atau rencana kita.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Berulang kali kita justru lebih sering menyakiti orang-orang yang kita cintai. Ingatlah jangan terlalu cepat menilai seseorang berdasarkan persepsi kita, karena persepsi kita belum tentu benar adanya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu untuk berpikir. Sebab disitulah letak kekuatan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ambillah waktu untuk membaca. Sebab disitulah dasar dari sebuah kebijaksanaan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ambillah waktu untuk berdiam diri. Sebab disitulah kita berkesempatan untuk menemukan Tuhan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ambillah waktu untuk berdoa. Sebab disitulah kekuatan terbesar di dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-3246673955749601336?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/3246673955749601336/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/ini-hari-istimewa-buat-mama.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3246673955749601336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3246673955749601336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/ini-hari-istimewa-buat-mama.html' title='Ini hari istimewa buat mama'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkYPbd3BeI/AAAAAAAAANU/IxWKh36-B1E/s72-c/winter_depression.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-2557841176541290029</id><published>2009-02-16T14:10:00.003+07:00</published><updated>2009-02-16T15:25:34.083+07:00</updated><title type='text'>Niccolo Paganini</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkR6z3qP4I/AAAAAAAAANM/zaywLRYuqxY/s1600-h/paganini_niccolo.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303289738259218306" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 155px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkR6z3qP4I/AAAAAAAAANM/zaywLRYuqxY/s200/paganini_niccolo.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;N&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;iccolo Paganini, seorang pemain biola yang terkenal di abad 19, memainkan konser untuk para pemujanya yang memenuhi ruangan. Dia bermain biola dengan diiringi orkestra penuh.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tiba-tiba salah satu senar biolanya putus. Keringat dingin mulai membasahi dahinya tapi dia meneruskan memainkan lagunya. Kejadian yang sangat mengejutkan senar biolanya yang lain pun putus satu persatu hanya meninggalkan satu senar, tetapi dia tetap main. Ketika para penonton melihat dia hanya memiliki satu senardan tetap bermain, mereka berdiri dan berteriak, "Hebat, hebat."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setelah tepuk tangan riuh memujanya, Paganini menyuruh mereka untuk duduk. Mereka menyadari tidak mungkin dia dapat bermain dengan satu senar. Paganini memberi hormat pada para penonton dan memberi isyarat pada dirigen orkestra untuk meneruskan bagian akhir dari lagunya itu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dengan mata berbinar dia berteriak, "Peganini dengan satu senar." Dia menaruh biolanya di dagunya dan memulai memainkan bagian akhir dari lagunya tersebut dengan indahnya. Penonton sangat terkejut dan kagum pada kejadian ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Hidup kita dipenuhi oleh persoalan, kekuatiran, kekecewaan dan semua hal yang tidak baik. Secara jujur, kita seringkali mencurahkan terlalu banyak waktu mengkonsentrasikan pada senar kita yang putus dan segala sesuatu yang tidak dapat kita ubah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Apakah anda masih memikirkan senar-senar Anda yang putus dalam hidup Anda? Apakah senar terakhir nadanya tidak indah lagi? Jika demikian, saya ingin menganjurkan jangan melihat ke belakang, majulah terus, mainkan senar satu-satunya itu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mainkanlah itu dengan indahnya&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-2557841176541290029?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/2557841176541290029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/niccolo-paganini-seorang-pemain-biola.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/2557841176541290029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/2557841176541290029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/niccolo-paganini-seorang-pemain-biola.html' title='Niccolo Paganini'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkR6z3qP4I/AAAAAAAAANM/zaywLRYuqxY/s72-c/paganini_niccolo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-8739035964396169503</id><published>2009-02-16T14:04:00.006+07:00</published><updated>2009-02-16T15:25:34.083+07:00</updated><title type='text'>Kisah Dua Malaikat</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkRD-Kp6MI/AAAAAAAAANE/gy7H1zmi0is/s1600-h/two-angels-625a.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303288796130437314" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 131px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkRD-Kp6MI/AAAAAAAAANE/gy7H1zmi0is/s200/two-angels-625a.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;D&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;ua malaikat yang sedang melakukan perjalanan ke luar kota, singgah pada rumah seorang yang kaya raya. Keluarga tersebut kasar dan tidak mengijinkan kedua malaikat tersebut tidur di dalam rumah besar mereka. Sebagai gantinya, mereka menyuruh kedua malaikat tersebut tinggal di gudang bawah tanah mereka yang dingin, kotor dan tanpa pemanas. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika sedang menyiapkan tempat tidur mereka, malaikat yang lebih tua melihat sebuah lubang di dinding, lalu memperbaikinya. Ketika malaikat yang lebih muda bertanya, malaikat yang tua itu menjawab, "Tidak semua hal itu sebagaimana tampaknya."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Malam berikutnya, kedua malaikat tersebut menginap di sebuah keluarga petani yang miskin, tetapi sangat ramah. Setelah berbagi makanan yang serba sedikit, pasangan petani tersebut mempersilahkan kedua malaikat tersebut tidur di tempat tidur mereka, sedangkan mereka sendiri tidur di lantai. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika matahari muncul di ufuk timur keesokan paginya, mereka menemukan pasangan petani tersebut sedang menangis sedih. Ternyata, sapi yang merupakan satu-satunya sumber penghidupan mereka, yang memberikan susu setiap pagi, tergeletak mati di pinggir ladang mereka. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Malaikat muda menjadi marah dan mencaci maki malaikat tua, katanya, "Mengapa engkau tega melakukan semua ini kepada mereka ? Mengapa engkau membiarkan semua ini terjadi ? Kemarin kita mendapat kesempatan untuk menginap di rumah seorang kaya raya. Kita dibiarkan tidur di gudang yang kotor dan dingin, tetapi kamu masih membantu mereka dengan memperbaiki dindingnya yang bolong. Malam ini kita menginap di rumah seorang petani miskin yang begitu ramah dan mau berbagi, tetapi apa yang kamu lakukan ? Kamu biarkan sapi yang merupakan satu-satunya sumber hidup, mati. Maumu apa, sih ?" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Malaikat tua menjawab singkat, "Tidak semua hal itu sebagaimana tampaknya."Ketika malaikat muda mendesak untuk menjelaskan, malaikat tua berkata, "Waktu kita menginap di tempat orang kaya kemarin, aku melihat sebuah lubang di dinding. Di dalamnya ada kepingan emas. Tetapi karena orang kaya tersebut sangat tamak, tidak mau berbagi, dan tidak bisa ramah kepada orang lain, maka dinding tersebut kututup. Biar mereka tidak tahu dan tidak dapat mengambil emas tersebut. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lalu malam ini, ketika kita tidur di ranjang Pak Tani, dan mereka mengalah tidur di lantai, malaikat maut datang hendak mengambil isteri petani itu. Tetapi aku belokkan dan sebagai gantinya,malaikat maut itu mengambil sapi Pak Tani. Tidak semua hal itu seperti bagaimana tampaknya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Terkadang kejadian di sekitar kita juga begitu. Jika kita memiliki iman, kita harus percaya bahwa semua hal merupakan keberuntunganmu, meskipun mungkin kita tidak menyadarinya. Orang yang datang dan pergi begitu saja dalam kehidupan kita, ada yang menjadi teman, dan ada pula yang tinggal hanya sekejap, tetapi meninggalkan kenangan manis dalam kehidupan dan hati kita. Dan kita tidak pernah menjadi sama, karena kita telah berteman dengan banyak orang."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-8739035964396169503?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/8739035964396169503/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/kisah-dua-malaikat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/8739035964396169503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/8739035964396169503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/kisah-dua-malaikat.html' title='Kisah Dua Malaikat'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkRD-Kp6MI/AAAAAAAAANE/gy7H1zmi0is/s72-c/two-angels-625a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-4853548970152662318</id><published>2009-02-16T13:49:00.006+07:00</published><updated>2009-02-16T15:25:34.084+07:00</updated><title type='text'>Ikan dan Air</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkNftj50oI/AAAAAAAAAM8/TqVLMJro6cc/s1600-h/fish.bmp"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303284874662761090" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkNftj50oI/AAAAAAAAAM8/TqVLMJro6cc/s200/fish.bmp" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;uatu hari seorang ayah dan anaknya sedang duduk berbincang-bincang di tepi sungai. Kata Ayah kepada anaknya, "Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada saat yang bersamaan, seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari bawah permukaan air, ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini. Ikan kecil itu berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya, "Hai, tahukah kamu dimana air ? Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati." Ternyata semua ikan tidak mengetahui dimana air itu, si ikan kecil semakin gelisah, lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan sepuh yang sudah berpengalaman, kepada ikan sepuh itu ikan kecil ini menanyakan hal serupa, "Dimanakah air ?"Jawab ikan sepuh, "Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga kamu bahkan tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita akan mati."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan kecil, mencari kesana kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya, bahkan kebahagiaan sedang melingkupinya sampai-sampai dia tidak menyadarinya.....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kehidupan dan kebahagiaan ada di sekeliling kita dan sedang kita jalani, sepanjang kita mau membuka diri dan pikiran kita, karena saat untuk berbahagia adalah saat ini, saat untuk berbahagia dapat kita tentukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Manusia bahagia bila ia bisa membuka mata. Untuk menyadari bahwa ia memiliki banyak hal yang berarti. Manusia bisa bahagia bila ia mau membuka mata hati.Untuk menyadari, betapa ia dicintai. Manusia bisa bahagia, bila ia mau membuka diri.Agar orang lain bisa mencintainya dengan tulus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Manusia tidak bahagia karena tidak mau membuka hati, berusaha meraih yangtidak dapat diraih, memaksa untuk mendapatkan segala yang diinginkan, tidak mau menerima dan mensyukuri yang ada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Manusia buta, karena egois dan hanya memikirkan diri, tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik, selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mau sadar karena serakah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ada teman yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan, karena memilih, menilai dan menghakimi sendiri. Memilih teman dan mencari-cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati. Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah, ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian, selalu dinomor satukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Padahal, semua manusia memiliki peranan, hebat dan no. satu dalam satu hal, namun belum tentu dalam hal lain, dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kebahagiaan bersumber dari dalam diri sendiri, jikalau berharap dari orang lain, siaplah ditinggalkan, siaplah dikhianati. Kita akan bahagia bila bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri, mau mencintai orang lain, dan mau menerima orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Percayalah kepada Tuhan, dan bersyukurlah kepadanya, bahwa kita selalu diberikan yang terbaik sesuai usaha kita, tak perlu berkeras hati, Ia akan memberi kita di saat yang tepat apa yang kita butuhkan, meskipun bukan hari ini, masih ada esok hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-4853548970152662318?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/4853548970152662318/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/ikan-dan-air.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4853548970152662318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4853548970152662318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/ikan-dan-air.html' title='Ikan dan Air'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZkNftj50oI/AAAAAAAAAM8/TqVLMJro6cc/s72-c/fish.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-4325800435333373890</id><published>2009-02-16T09:51:00.005+07:00</published><updated>2009-02-16T15:25:34.085+07:00</updated><title type='text'>Kisah Sebotol Minyak</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZjVvgYHQ3I/AAAAAAAAAM0/RZaXEjDXBm8/s1600-h/blue_bottle_with_background_copy_nipw.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303223573350400882" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 134px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZjVvgYHQ3I/AAAAAAAAAM0/RZaXEjDXBm8/s200/blue_bottle_with_background_copy_nipw.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;strong&gt;S&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;eorang ibu menyuruh seorang anaknya membeli sebotol penuh minyak. Ia memberikan sebuah botol kosong dan uang sepuluh rupee. Kemudian anak itu pergi membeli apa yang diperintahkan ibunya. Dalam perjalanan pulang, ia terjatuh. Minyak yang ada di dalam botol itu tumpah hingga separuh. Ketika mengetahui botolnyakosong separuh, ia menemui ibunya dengan menangis,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ooo… saya kehilangan minyak setengah botol! Saya kehilangan minyak setengah botol!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia sangat bersedih hati dan tidak bahagia. Tampaknya ia memandang kejadian itu secara negatif dan bersikap pesimis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, ibu itu menyuruh anaknya yang lain untuk membeli sebotol minyak. Ia memberikan sebuah botol dan uang sepuluh rupee lagi. Kemudian anaknya pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan pulang, ia juga terjatuh. Dan separuh minyaknya tumpah. Ia memungut botol dan mendapati minyaknya tinggal separuh. Ia pulang dengan wajah berbahagia. Ia berkata pada ibunya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ooo… ibu saya tadi terjatuh. Botol ini pun terjatuh dan minyaknya tumpah. Bisa saja botol itu pecah dan minyaknya tumpah semua. Tapi, lihat, saya berhasil menyelamatkan separuh minyak.” Anak itu tidak bersedih hati, malah ia tampak berbahagia. Anak ini tampak bersikap optimis atas kejadian yang menimpanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, ibu itu menyuruh anaknya yang lain untuk membeli sebotol minyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memberikan sebuah botol dan uang sepuluh rupee. Anaknya yang ketiga pergi membeli minyak. Sekali lagi, anak itu terjatuh dan minyaknya tumpah. Ia memungut botol yang berisi minyak separuh dan mendatangi ibunya dengan sangat bahagia. Ia berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ibu, saya menyelamatkan separuh minyak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi anaknya yang ketiga ini bukan hanya seorang anak yang optimis. Ia juga seorang anak yang realistis. Dia memahami bahwa separuh minyak telah tumpah,dan separuh minyak bisa diselamatkan. Maka dengan mantap ia berkata pada ibunya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ibu, aku akan pergi ke pasar untuk bekerja keras sepanjang hari agar bisa mendapatkan lima rupee untuk membeli minyak setengah botol yang tumpah. Sore nanti saya akan memenuhi botol itu..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa memandang hidup dengan kacamata buram, atau dengan kacamata yang terang. Namun, semua itu tidak bermanfaat jika kita tidak bersikap realistis dan mewujudkannya dalam bentuk KERJA.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-4325800435333373890?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/4325800435333373890/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/kisah-sebotol-minyak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4325800435333373890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4325800435333373890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/kisah-sebotol-minyak.html' title='Kisah Sebotol Minyak'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SZjVvgYHQ3I/AAAAAAAAAM0/RZaXEjDXBm8/s72-c/blue_bottle_with_background_copy_nipw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-5389313487860642385</id><published>2009-02-04T19:11:00.005+07:00</published><updated>2009-02-04T19:21:03.276+07:00</updated><title type='text'>Kalung Mutiara Kesayanganku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYmHWwX9p4I/AAAAAAAAALE/cYeYDBM7uWE/s1600-h/little+pearl+necklace.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYmHWwX9p4I/AAAAAAAAALE/cYeYDBM7uWE/s200/little+pearl+necklace.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298915261590382466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(255, 255, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;span  lang="EN-US" style="font-size:10;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;I&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;" &gt;ni cerita tentang Anisa, seorang gadis kecil yang ceria berusia lima tahun. Pada suatu sore, Anisa menemani Ibunya berbelanja di suatu supermarket. Ketika sedang menunggu giliran membayar, Anisa melihat sebentuk kalung mutiara mungil berwarna putih berkilauan, tergantung dalam sebuah kotak berwarna pink yang sangat cantik. Kalung itu nampak begitu indah, sehingga Anisa sangat ingin memilikinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Tapi... Dia tahu, pasti Ibunya akan berkeberatan. Seperti biasanya, sebelum berangkat ke supermarket dia sudah berjanji: Tidak akan meminta apapun selain yang sudah disetujui untuk dibeli. Dan tadi Ibunya sudah menyetujui untuk membelikannya kaos kaki ber-renda yang cantik. Namun karena kalung itu sangat indah, diberanikannya bertanya : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Ibu, bolehkah Anisa memiliki kalung ini ? Ibu boleh kembalikan kaos kaki yang tadi... " Sang Bunda segera mengambil kotak kalung dari tangan Anisa. Dibaliknya tertera harga Rp 15,000. Dilihatnya mata Anisa yang memandangnya dengan penuh harap dan cemas. Sebenarnya dia bisa saja langsung membelikan kalung itu, namun ia tak mau bersikap tidak konsisten...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Oke ... Anisa, kamu boleh memiliki kalung ini. Tapi kembalikan kaos kaki yang kau pilih tadi. Dan karena harga kalung ini lebih mahal dari kaos kaki itu, Ibu akan potong uang tabunganmu untuk minggu depan. Setuju ?" Anisa mengangguk lega, dan segera berlari riang mengembalikan kaos kaki ke raknya."Terimakasih. .., Ibu".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Anisa sangat menyukai dan menyayangi kalung mutiaranya. Menurutnya, kalung itu membuatnya nampak cantik dan dewasa. Dia merasa secantik Ibunya. Kalung itu tak pernah lepas dari lehernya, bahkan ketika tidur. Kalung itu hanya dilepasnya jika dia mandi atau berenang. Sebab, kata ibunya, jika basah, kalung itu akan rusak, dan membuat lehernya menjadi hijau...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Setiap malam sebelum tidur, &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1233749297_0"&gt;Ayah&lt;/span&gt; Anisa akan membacakan cerita pengantar tidur. Pada suatu malam, ketika selesai membacakan sebuah cerita, Ayah bertanya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Anisa..., Anisa sayang ngga sama Ayah ?" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Tentu dong... Ayah pasti tahu kalau Anisa sayang Ayah !" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Kalau begitu, berikan kepada Ayah kalung mutiaramu..."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Yah..., jangan dong Ayah ! Ayah boleh ambil "si Ratu" boneka kuda dari nenek... ! Itu kesayanganku juga"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Ya sudahlah sayang,... ngga apa-apa !". Ayah mencium pipi Anisa sebelum keluar dari kamar Anisa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kira-kira seminggu berikutnya, setelah selesai membacakan cerita, Ayah bertanya lagi, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Anisa..., Anisa sayang nggak sih, sama Ayah ?" &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Ayah, Ayah tahu bukan kalau Anisa sayang sekali pada Ayah ?". &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Kalau begitu, berikan pada Ayah kalung mutiaramu." &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Jangan Ayah... Tapi kalau Ayah mau, Ayah boleh ambil &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); background: transparent none repeat scroll 0% 0%; cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" class="yshortcuts" id="lw_1233749297_1"&gt;boneka Barbie&lt;/span&gt; ini.." Kata Anisa seraya menyerahkan boneka Barbie yang selalu menemaninya bermain. Beberapa malam kemudian, ketika Ayah masuk kekamarnya, Anisa sedang duduk diatas tempat tidurnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Ketika didekati, Anisa rupanya sedang menangis diam-diam. Kedua tangannya tergenggam di atas pangkuan. Dari matanya, mengalir bulir-bulir air mata membasahi pipinya...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Ada apa Anisa, kenapa Anisa ?" Tanpa berucap sepatah pun, Anisa membuka tangannya. Di dalamnya melingkar cantik kalung mutiara kesayangannya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;" Kalau Ayah mau... ambillah kalung Anisa" Ayah tersenyum mengerti, diambilnya kalung itu dari tangan mungil Anisa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Kalung itu dimasukkan ke dalam kantong celana. Dan dari kantong yang satunya, dikeluarkan sebentuk kalung mutiara putih... sama cantiknya dengan kalung yang sangat disayangi Anisa... &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;"Anisa... ini untuk Anisa. Sama bukan? Memang begitu nampaknya, tapi kalung ini tidak akan membuat lehermu menjadi hijau" Ya..., ternyata Ayah memberikan kalung mutiara asli untuk menggantikan kalung mutiara imitasi Anisa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(255, 255, 255); font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-US"&gt;Demikian pula halnya dengan ALLAH. Terkadang Dia meminta sesuatu dari kita, karena Dia berkenan untuk menggantikannya dengan yang lebih baik. Namun, kadang-kadang kita seperti atau bahkan lebih naif dari Anisa: Menggenggam erat sesuatu yang kita anggap amat berharga,dan oleh karenanya tidak ikhlas bila harus kehilangan... baik itu berupa barang atau harta ataupun orang yang kita kasihi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-5389313487860642385?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/5389313487860642385/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/kalung-mutiara-kesayanganku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/5389313487860642385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/5389313487860642385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/kalung-mutiara-kesayanganku.html' title='Kalung Mutiara Kesayanganku'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYmHWwX9p4I/AAAAAAAAALE/cYeYDBM7uWE/s72-c/little+pearl+necklace.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-1441807399007600304</id><published>2009-02-04T18:48:00.006+07:00</published><updated>2009-02-04T19:01:08.232+07:00</updated><title type='text'>Please don't take my sunshine away</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYmC0mu3nTI/AAAAAAAAAK8/SIcGLWADop0/s1600-h/42-17314017.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 133px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYmC0mu3nTI/AAAAAAAAAK8/SIcGLWADop0/s200/42-17314017.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298910276840037682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;K&lt;/span&gt;isah nyata ini terjadi di sebuah Rumah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;Sakit di Tennessee&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;USA&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;. Seorang ibu muda, Karen namanya sedang mengandung bayinya yang ke dua. Sebagaimana&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;layaknya para ibu, Karen membantu Michael anaknya pertama yang baru berusia 3 tahun bagi kehadiran adik bayinya. Michael senang sekali akan punya adik.&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Kerap kali ia menempelkan telinganya diperut ibunya. Dan karena Michael suka bernyanyi, ia pun sering menyanyi  bagi adiknya yang masih diperut ibunya itu.&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Nampaknya Michael amat sayang sama adiknya yang belum lahir itu.&lt;/span&gt; &lt;p style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tiba saatnya bagi Karen untuk melahirkan. Tapi sungguh diluar dugaan, terjadi komplikasi serius. Baru setelah perjuangan berjam-jam adik Michael dilahirkan.&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Seorang bayi putri yang cantik, sayang kondisinya begitu buruk sehingga dokter yang merawat dengan sedih berterus terang kepada Karen; bersiaplah jika&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;sesuatu yang tidak k&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; inginkan terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karen dan suaminya berusaha menerima keadaan dengan sabar dan hanya bisa pasrah kepada yang Kuasa. Mereka bahkan sudah menyiapkan acara penguburan buat&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;putrinya sewaktu-waktu dipanggil Tuhan. Lain halnya dengan kakaknya Michael, sejak adiknya dirawat di ICU ia merengek terus! &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mami, ... aku mau nyanyi buat adik kecil! Ibunya kurang tanggap. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mami, ... aku pengen nyanyi! Karen terlalu larut dalam kesedihan dan kekuatirannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mami, ... aku kepengen nyanyi! Ini berulang kali diminta &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Michael bahkan sambil meraung menangis. Karen tetap menganggap rengekan Michael rengekan anak kecil. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lagi pula ICU adalah daerah terlarang bagi anak-anak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Baru ketika harapan menipis, sang ibu mau mendengarkan Michael. Baik, setidaknya biar Michael melihat adiknya untuk yang terakhir kalinya. Mumpung adiknya&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;masih hidup! Ia d ice gat oleh suster didepan pintu kamar ICU. Anak kecil dilarang masuk!. Karen ragu-ragu. Tapi, suster.... suster tak mau tahu; ini peraturan!&lt;br /&gt;Anak kecil dilarang dibawa masuk! Karen menatap tajam suster itu, lalu katanya: Suster, sebelum menyanyi buat adiknya, Michael tidak akan kubawa pergi!&lt;br /&gt;Mungkin ini yang terakhir kalinya bagi Michael melihat adiknya! Suster terdiam menatap Michael dan berkata, tapi tidak boleh lebih dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;lima&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; menit!.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Demikianlah kemudian Michael dibungkus dengan pakaian khusus lalu dibawa masuk ke ruang ICU. Ia didekatkan pada adiknya yang sedang tergolek dalam sakratul&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;maut. Michael menatap lekat adiknya ... lalu dari mulutnya yang kecil mungil keluarlah suara nyanyian yang nyaring "... You are my sunshine, my only sunshine,&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;you make me happy when skies are grey ..." &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1233747983_0"&gt;Ajaib&lt;/span&gt;! si &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1233747983_1"&gt;Adik&lt;/span&gt; langsung memberi respon. Seolah ia sadar akan sapaan sayang dari kakaknya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; You never know, dear, How much I love you. Please don't take my sunshine away. Denyut nadinya menjadi lebih teratur. Karen dengan haru melihat dan menatapnya&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;dengan tajam dan terus, ... terus Michael! teruskan sayang! ... bisik ibunya ... The other night, dear, as I laid sleeping, I dream, I held you in my hands&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;... dan sang adikpun meregang, seolah menghela napas panjang. Pernapasannya lalu menjadi teratur ... I'll always love you and make you happy, if you will&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;only stay the same ... Sang adik kelihatan begitu tenang ... sangat tenang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lagi sayang! bujuk ibunya sambil mencucurkan air matanya. Michael terus bernyanyi dan ... adiknya kelihatan semakin tenang, relax dan damai ... lalu tertidur&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;lelap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Suster yang tadinya melarang untuk masuk, kini ikut terisak-isak menyaksikan apa yang telah terjadi atas diri adik Michael dan kejadian yang baru saja&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;ia saksikan sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Hari berikutnya, satu hari kemudian si adik bayi sudah diperbolehkan pulang. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; tenaga medis tak habis pikir atas kejadian yang menimpa pasien yang satu&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;ini. Mereka hanya bisa menyebutnya sebagai sebuah therapy ajaib, dan Karen juga suaminya melihatnya sebagai Mujizat Kasih Ilahi yang luar biasa, sungguh&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;amat luar biasa! tak bisa mengungkapkan dengan kata-kata.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bagi sang adik, kehadiran Michael berarti soal hidup dan mati. Benar bahwa memang Kasih Ilahi yang menolongnya. Dan ingat Kasih Ilahi pun membutuhkan mulut&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;kecil si Michael untuk mengatakan "How much I love you".&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div style="font-family: trebuchet ms;font-family:trebuchet ms;" &gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dan ternyata Kasih Ilahi membutuhkan pula hati polos seorang anak kecil "Michael" untuk memberi kehidupan. Itulah kehendak Tuhan, tidak ada yang mustahil&lt;span style="color:navy;"&gt;&lt;span style="color:navy;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;bagi-NYA bila IA menghendaki terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-1441807399007600304?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/1441807399007600304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/please-dont-take-my-sunshine-away.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/1441807399007600304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/1441807399007600304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/please-dont-take-my-sunshine-away.html' title='Please don&apos;t take my sunshine away'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYmC0mu3nTI/AAAAAAAAAK8/SIcGLWADop0/s72-c/42-17314017.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-3281075959852142349</id><published>2009-02-04T18:33:00.006+07:00</published><updated>2009-02-04T19:03:37.362+07:00</updated><title type='text'>Nick Vujicic</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYl-atKwLCI/AAAAAAAAAK0/j-JJ0xrWqlg/s1600-h/arms3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 144px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYl-atKwLCI/AAAAAAAAAK0/j-JJ0xrWqlg/s200/arms3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298905433844493346" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;K&lt;/span&gt;elahiran &lt;/span&gt;&lt;span style="background: transparent none repeat scroll 0% 0%; cursor: pointer; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;font-family:trebuchet ms;" class="yshortcuts" id="lw_1233747182_0" &gt;Nick Vujicic&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; mencengangkan orangtuanya. Ia lahir tanpa tangan dan kaki, cacat yang membuat ia harus bergantung pada orang lain. Hidupnya penuh dengan penolakan dan kepahitan. Namun di lembah kekelaman itu, ia menemukan kasih karunia Tuhan. Temuan itu membangkitkan semangat dan menjadi titik balik dalam kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kursi roda khusus, Nick berlatih tekun agar dapat hidup mandiri. Nick berhasil meraih gelar sarjana akuntansi dan keuangan. Ia menjadi motivator terkenal di usia muda. Memiliki rumah pribadi besar dan indah serta sejumlah aset dalam bentuk saham properti. Nick Vujicic telah menjadi inspirasi bagi banyak orang. Ia berhasil membangun harapan dalam dirinya. Memiliki mimpi dan cita-cita besar serta semangat pantang menyerah yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mengapa kita dapat kehilangan harapan? &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bersikap  reaktif menghadapi tantangan. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bagaimana respons kita menghadapi tantangan? Orang yang rentan dan bersikap reaktif selalu menganggap tantangan sebagai musuh yang harus dihindari. Akibatnya rasa cemas dan berbagai kekhawatiran akan melumpuhkan kekuatan pengharapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Tidak menyadari potensi yang dimiliki. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Banyak hal yang dapat membuat kita merasa putus asa jika bercermin hanya pada kekurangan, kelemahan bahkan kegagalan yang ada. Padahal tantangan dan ujian yang dialami tidak akan melebihi kekuatan kita. Setiap kesulitan yang dihadapi merupakan proses untuk semakin mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimiliki. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berada di lingkungan yang pesimis. &lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pergaulan yang buruk merusak kelakuan baik. Jika kita selalu menyerap informasi yang negatif, maka pola pikir kita menjadi negatif. Lingkungan suasana yang pesimis dapat menular dan memadamkan semangat serta keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Selagi hidup kita selalu memiliki harapan  &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Harapan Seperti &lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;font-family:trebuchet ms;" class="yshortcuts" id="lw_1233747182_1" &gt;Fajar&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; yang Merekah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada Perang Dunia II,&lt;br /&gt;banyak anak-anak menderita kelaparan dan kehilangan tempat tinggal. Ketika perang berakhir, tentara Sekutu mengumpulkan mereka, diberi makan yang cukup dan dipelihara dengan baik. Namun akibat trauma, anak-anak ini selalu gelisah dan tidak dapat tidur nyenyak. Di bawah sadar mereka, ada ketakutan luar biasa menghadapi hari esok. &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Atas saran psikolog, pada malam hari di tempat tidur, anak-anak ini diberi sepotong roti untuk dipegang. Mereka dapat tertidur lelap. Ada rasa aman dan kepastian untuk esok hari. Pengharapan serupa fajar yang merekah di ufuk Timur. Dimulai dari seberkas kecil sinar, kemudian membi-askan cahaya yang semakin benderang. Harapan akan selalu menumbuhkan keyakinan dan kepastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Harapan Membangkitkan Motivasi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Seorang penderita penyakit kanker stadium lanjut divonis dokter tidak akan bertahan lama. Namun ia tetap bersemangat menjalani hidup dengan iman dan sukacita. Akhirnya ia mengalahkan penyakitnya dan mengalami kesembuhan. Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya. Semangat dan motivasi bertumbuh karena kita memiliki harapan. Semua kesulitan dan masalah adalah pemicu yang akan membangkitkan semangat juang kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Harapan Mengembangkan Ketekunan dan Sikap Pantang Menyerah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dr. David J. Schwartz mengisahkan tentang Jimmy, seorang anak putus sekolah berumur empat belas tahun. Karena harus mencari uang untuk membiayai neneknya yang sakit, ia menawarkan diri membersihkan halaman dan memotong-motong kayu di rumah Dr. Schwartz. Ternyata hasil kerjanya sangat memuaskan dan pantas dihargai dengan upah yang baik. Dalam beberapa tahun Jimmy berhasil menjadikan pekerjaan ini sebuah bisnis yang berkembang pesat. Ia kini mempunyai sebuah truk, berbagai peralatan mesin dan dua orang asisten. Karena tidak kehilangan harapan, Jimmy mampu bersikap optimis dan pantang menyerah. Ia akhirnya berhasil membangun masa depannya. &lt;/span&gt;  &lt;i style="font-family: trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakoep Ezra, MBA, CBA&lt;br /&gt;Character Specialist &amp;amp; President Director Power Character www.powercharacter. com&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-3281075959852142349?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/3281075959852142349/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/nick-vujicic.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3281075959852142349'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3281075959852142349'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/nick-vujicic.html' title='Nick Vujicic'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYl-atKwLCI/AAAAAAAAAK0/j-JJ0xrWqlg/s72-c/arms3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-8001992319036846547</id><published>2009-02-04T18:16:00.006+07:00</published><updated>2009-02-04T19:03:37.362+07:00</updated><title type='text'>Pensil Kehidupan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYl69kM60II/AAAAAAAAAKs/na_C_XnK97g/s1600-h/colored+pencil.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYl69kM60II/AAAAAAAAAKs/na_C_XnK97g/s200/colored+pencil.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298901634686570626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;/span&gt;eorang anak laki-laki sedang  memperhatikan neneknya menulis surat. Pada suatu saat, anak itu bertanya,  "Apakah nenek sedang menulis kisah tentang apa yang kita telah lakukan? Apakah  itu cerita tentang saya?" &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Neneknya berhenti menulis surat itu dan  berkata kepada cucunya: "&lt;/span&gt;&lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;font-family:trebuchet ms;" class="yshortcuts" id="lw_1233745064_0" &gt;Saya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; sedang menulis tentang kamu, sebenarnya, tetapi  yang lebih penting daripada kata-kata adalah pensil yang saya sedang gunakan.  Nenek harap kamu akan menjadi seperti pensil ini ketika kamu tumbuh  dewasa."&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Karena penasaran, anak itu melihat sang pensil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelihatannya  pensil itu tidak istimewa. "Tetapi sama saja dengan pensil yang pernah saya  lihat!" &lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Itu bergantung pada bagaimana kamu melihat segala sesuatu.  Pensil itu mempunyai lima kualitas yang, jika kamu memilikinya, akan membuat  kamu menjadi seseorang yang selalu berdamai dengan dunia ini.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas  pertama: kamu sanggup melakukan perkara-perkara hebat, tetapi kamu jangan pernah  lupa bahwa ada tangan yang menuntun langkah-langkahmu. &lt;/span&gt;&lt;span class="yshortcuts" id="lw_1233745064_1"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kita&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; memanggil tangan itu  TUHAN, dan Dia selalu menuntun kita menurut kehendak-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kualitas kedua:  sesekali saya harus berhenti menulis dan menggunakan penajam pensil. Hal itu  membuat pensil menderita sejenak, tetapi kemudian, pensil itu menjadi jauh lebih  tajam. Makanya kamu juga harus belajar menahan beberapa penderitaan dan  dukacita, karena hal itu akan membuatmu menjadi orang yang lebih  baik.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas ketiga: pensil itu selalu memungkinkan kita memakai  penghapus untuk menghilangkan setiap kekeliruan. Itu artinya mengoreksi sesuatu  yang telah kita lakukan bukanlah hal buruk; hal itu menolong kita tetap ada di  jalur kebenaran.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas keempat: apa yang sangat penting dalam sebuah  pensil bukanlah gagang kayu di luarnya, tetapi grafit hitam di dalamnya. Oleh  karena itu selalulah memperhatikan apa yang sedang terjadi di dalam  dirimu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Akhirnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kualitas kelima: pensil itu selalu meninggalkan tanda.  Dengan cara yang sama segala sesuatu yang kamu lakukan di dalam kehidupan ini  akan meninggalkan sebuah tanda, makanya berusahalah untuk menyadari hal itu  dalam setiap tindakanmu." &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-8001992319036846547?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/8001992319036846547/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/pensil-kehidupan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/8001992319036846547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/8001992319036846547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/pensil-kehidupan.html' title='Pensil Kehidupan'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYl69kM60II/AAAAAAAAAKs/na_C_XnK97g/s72-c/colored+pencil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-643862277513793332</id><published>2009-02-04T17:53:00.006+07:00</published><updated>2009-02-04T19:03:37.362+07:00</updated><title type='text'>Cangkir Kopi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYl2Q1IdTYI/AAAAAAAAAKc/3O6O4Jck56I/s1600-h/sheffield_strawberries_n_cream_cup_and_saucer_flat_P0000093457S0017T2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 183px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYl2Q1IdTYI/AAAAAAAAAKc/3O6O4Jck56I/s200/sheffield_strawberries_n_cream_cup_and_saucer_flat_P0000093457S0017T2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298896468090637698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;S&lt;/span&gt;ekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir&lt;br /&gt;masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada komplain tentang stess di pekerjaan dan kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan poci besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis - dari porselin, plastik, gelas, kristal, gelas biasa, beberapa diantara gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk menuang sendiri kopinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, professor itu mengatakan : "Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan yang murah saja. Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya  itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi. Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus bahkan menyembunyikan apa yang kita minum. Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukanlah cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekarang perhatikan hal ini : Kehidupan bagai kopi, sedangkan pekerjaan, uang dan posisi dalam masyarakat adalah cangkirnya. Cangkir bagaikan alat untuk memegang dan mengisi kehidupan. &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1233745065_0"&gt;Jenis&lt;/span&gt; cangkir yang kita miliki tidak mendefinisikan atau juga mengganti kualitas kehidupan yang kita hidupi. Seringkali, karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal untuk menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan memasak dan membuat kopi, bukan cangkirnya. Jadi nikmatilah  kopinya, jangan cangkirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadarilah jika kehidupan anda itu lebih penting dibanding pekerjaan anda. Jika pekerjaan anda membatasi diri anda dan mengendalikan hidup anda, anda menjadi orang yang mudah diserang dan rapuh akibat perubahan keadaan. Pekerjaan akan datang dan pergi, namun itu seharusnya tidak merubah diri anda sebagai manusia. Pastikan anda membuat tabungan kesuksesan dalam kehidupan selain dari pekerjaan anda.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-643862277513793332?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/643862277513793332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/cangkir-kopi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/643862277513793332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/643862277513793332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/cangkir-kopi.html' title='Cangkir Kopi'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYl2Q1IdTYI/AAAAAAAAAKc/3O6O4Jck56I/s72-c/sheffield_strawberries_n_cream_cup_and_saucer_flat_P0000093457S0017T2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-4461902208314029815</id><published>2009-02-03T08:07:00.010+07:00</published><updated>2009-02-04T19:03:23.554+07:00</updated><title type='text'>Kenapa yah Tuhan?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYl3S4IkBaI/AAAAAAAAAKk/a7S7DmAXVIg/s1600-h/itstolive-itstobake.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYl3S4IkBaI/AAAAAAAAAKk/a7S7DmAXVIg/s200/itstolive-itstobake.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298897602767750562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;K&lt;/span&gt;adang kita bertanya dlm hati dan menyalahkan Tuhan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"apa yg telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua ?"&lt;br /&gt;atau "kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita baca cerita di bawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan.Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya,dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu ibunya sedang membuat kue,dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya,&lt;br /&gt;dengan senang hati dia berkata, "Tentu saja, Saya suka kue ibu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nih, cicipi mentega ini," kata Ibunya menawarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yaiks," ujar anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana dgn telur mentah ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"You're kidding me, Mom."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mau coba tepung terigu atau baking soda ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mom, semua itu menjijikkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Ibunya menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu.&lt;br /&gt;Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan bekerja dengan cara yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dgn rancanganNya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya.&lt;br /&gt;Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan teramat sangat mencintai kita.&lt;br /&gt;Dia mengirimkan bunga setiap musim semi,&lt;br /&gt;sinar matahari setiap pagi.&lt;br /&gt;Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan.&lt;br /&gt;Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya,&lt;br /&gt;Dia ada di setiap tempat, dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-4461902208314029815?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/4461902208314029815/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/kenapa-yah-tuhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4461902208314029815'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4461902208314029815'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/02/kenapa-yah-tuhan.html' title='Kenapa yah Tuhan?'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYl3S4IkBaI/AAAAAAAAAKk/a7S7DmAXVIg/s72-c/itstolive-itstobake.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-6036552792288714189</id><published>2009-01-31T14:03:00.004+07:00</published><updated>2009-01-31T14:07:34.829+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Love is... part 1</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYP4PTFQjqI/AAAAAAAAAKU/bwRypXNnQkM/s1600-h/ShowLetter.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYP4PTFQjqI/AAAAAAAAAKU/bwRypXNnQkM/s400/ShowLetter.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297350528421891746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYP4PbjeVeI/AAAAAAAAAKM/2mMbuyj_bEI/s1600-h/ShowLetter9.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYP4PbjeVeI/AAAAAAAAAKM/2mMbuyj_bEI/s400/ShowLetter9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297350530696107490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYP4PUW9WhI/AAAAAAAAAKE/ixcQUNjdSOM/s1600-h/ShowLetter8.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYP4PUW9WhI/AAAAAAAAAKE/ixcQUNjdSOM/s400/ShowLetter8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297350528764566034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYP4PAPNYPI/AAAAAAAAAJ8/OCAIr0ogp_A/s1600-h/ShowLetter7.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYP4PAPNYPI/AAAAAAAAAJ8/OCAIr0ogp_A/s400/ShowLetter7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297350523363352818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYP4PDU2l_I/AAAAAAAAAJ0/YY7bSQ1DSPA/s1600-h/ShowLetter6.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYP4PDU2l_I/AAAAAAAAAJ0/YY7bSQ1DSPA/s400/ShowLetter6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297350524192331762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-6036552792288714189?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/6036552792288714189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/love-is-part-1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/6036552792288714189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/6036552792288714189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/love-is-part-1.html' title='Love is... part 1'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYP4PTFQjqI/AAAAAAAAAKU/bwRypXNnQkM/s72-c/ShowLetter.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-4558073452039754412</id><published>2009-01-31T13:43:00.005+07:00</published><updated>2009-01-31T14:00:35.493+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Love is... part  2</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPz7QvnBQI/AAAAAAAAAJs/hs8-0aiQ9Kc/s1600-h/ShowLetter5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPz7QvnBQI/AAAAAAAAAJs/hs8-0aiQ9Kc/s400/ShowLetter5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297345786150323458" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPz7QDfloI/AAAAAAAAAJk/-b4TZxt48zI/s1600-h/ShowLetter4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPz7QDfloI/AAAAAAAAAJk/-b4TZxt48zI/s400/ShowLetter4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297345785965287042" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPz7IleT4I/AAAAAAAAAJc/zVPOh35Kf9k/s1600-h/ShowLetter3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPz7IleT4I/AAAAAAAAAJc/zVPOh35Kf9k/s400/ShowLetter3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297345783960326018" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPz7GHopUI/AAAAAAAAAJU/ZOyye1mHI9I/s1600-h/ShowLetter2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPz7GHopUI/AAAAAAAAAJU/ZOyye1mHI9I/s400/ShowLetter2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297345783298303298" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPz6166GtI/AAAAAAAAAJM/hHiGcdLBZkc/s1600-h/ShowLetter1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 214px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPz6166GtI/AAAAAAAAAJM/hHiGcdLBZkc/s400/ShowLetter1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297345778949954258" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-4558073452039754412?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/4558073452039754412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/love-is-part-2.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4558073452039754412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4558073452039754412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/love-is-part-2.html' title='Love is... part  2'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPz7QvnBQI/AAAAAAAAAJs/hs8-0aiQ9Kc/s72-c/ShowLetter5.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-5922005503156069162</id><published>2009-01-31T13:17:00.006+07:00</published><updated>2009-01-31T14:02:01.783+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Nerve Growth Factor (NGF)</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPvQh-oMWI/AAAAAAAAAI8/nsKI8DhIU6Q/s1600-h/heart1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 193px; height: 201px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPvQh-oMWI/AAAAAAAAAI8/nsKI8DhIU6Q/s200/heart1.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297340653995831650" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Trebuchet MS"; 	panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0in; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.6pt; font-weight: normal;" lang="PT-BR"&gt;Anda tentu pernah menyadari diri Anda sedang jatuh cinta. Dalam keadaan ini, biasanya seseorang akan merasa begitu bergairah, euforia, antusias, dan bersemangat. Bahkan, kadang-kadang tingkah Anda tampak kelihatan bodoh. Akibatnya, detak jantung meningkat.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p  style="line-height: 14.4pt; font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.6pt;font-size:100%;" lang="PT-BR" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Namun, para peneliti &lt;/span&gt;menyebutkan bahwa keadaan ini tidak bakal berlangsung lebih dari setahun. Emosi yang begitu kuat dan menggairahkan ini ternyata, menurut para peneliti, dipengaruhi oleh molekul yang dikenal dengan &lt;em&gt;nerve growth factor &lt;/em&gt;(NGF). Demikian diungkapkan para peneliti Universitas Pavia, Italia.&lt;/span&gt;&lt;span lang="PT-BR"  style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p  style="line-height: 14.4pt; font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.6pt;" lang="PT-BR"&gt;Para peneliti ini menemukan bahwa kadar NGF yang sangat tinggi ternyata terdapat pada darah 58 orang yang sedang jatuh cinta. Namun, setelah setahun, dengan pasangan yang sama, jumlah “molekul cinta” dalam darah ini menurun sama seperti kelompok lain yang tidak sedang jatuh cinta.&lt;/span&gt;&lt;span lang="PT-BR"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.6pt;" lang="PT-BR"&gt;Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal &lt;em&gt;Psychoneuroendocrinology &lt;/em&gt;ini belum bisa menemukan kenapa jatuh cinta bisa memicu meningkatnya NGF. &lt;/span&gt;&lt;span style="letter-spacing: 0.6pt;"&gt;Yang jelas, molekul ini memiliki peran penting dalam “kimia sosial” antara orang yang sedang memulai hubungan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link style="font-family: trebuchet ms; font-weight: bold;" rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CAdmin%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Trebuchet MS"; 	panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0in; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; font-weight: bold;font-family:&amp;quot;;font-size:100%;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-5922005503156069162?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/5922005503156069162/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/nerve-growth-factor-ngf.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/5922005503156069162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/5922005503156069162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/nerve-growth-factor-ngf.html' title='Nerve Growth Factor (NGF)'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYPvQh-oMWI/AAAAAAAAAI8/nsKI8DhIU6Q/s72-c/heart1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-1811808506620080871</id><published>2009-01-29T17:59:00.004+07:00</published><updated>2009-01-29T18:15:15.708+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Cinta dan Pernikahan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYGPd0vB79I/AAAAAAAAAFU/m4LUwD5IGJc/s1600-h/DSC00666.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296672379299295186" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYGPd0vB79I/AAAAAAAAAFU/m4LUwD5IGJc/s200/DSC00666.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, Socrates, “apa itu cinta?” Sebelum menjawab, gurunya meminta Plato memetik sebulir gandum dulu di ladang gandum. Tapi hanya boleh memetik sekali dan berjalan ke depan, tidak boleh menoleh.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; &lt;div&gt;&lt;br /&gt;Plato lalu mengikuti petunjuk gurunya, namun akhirnya ia keluar dari ladang gandum tanpa hasil. Sang guru bertanya kenapa tidak berhasil memetik bulir gandum itu, Plato pun berkata: “sebab hanya boleh memetik sekali, tidak boleh menoleh. Meski mendapati bulir yang besar dan kuning keemasan, namun karena berpikir mungkin ada yang lebih baik lagi di depan, karena itu tidak memetiknya. Ketika berjalan ke depan, saya melihat selalu tidak lebih bagus dari sebelumnya….ternyata bulir gandum yang paling besar dan kuning keemasan di ladang itu, telah di sia-siakannya, sehingga akibatnya sebulir gandum apa pun tidak terpetik.”&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sang guru berkata : “inilah cinta.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari sesudah itu, Plato bertanya pada gurunya, “apa itu pernikahan?” lalu sang guru menyuruhnya pergi dulu ke hutan, menebang sebuah pohon paling tinggi dan besar serta lebat di antara semua pohon. Dan sama seperti di atas hanya boleh menebang sekali, juga hanya boleh berjalan ke depan dan tidak boleh menoleh.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;”Plato lalu melakukan sesuai dengan petunjuk gurunya. Kali ini, ia membawa pulang sebatang pohon biasa, tidak lebat tapi lumayan bagus. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Guru bertanya padanya, kenapa membawa pohon yang biasa-biasa saja? Plato berkata: “dengan adanya pengalaman tempo hari, dimana ketika setengah perjalanan di hutan masih tidak ada hasil, saya melihat pohon ini dan lumayan bagus kemudian saya tebang, agar jangan sampai terlewatkan.”&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;” Sang guru lalu berkata: “inilah pernikahan.”&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;*Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya didalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan ya ng berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan... tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur. Terimalah cinta apa adanya. Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia-sialah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena, sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-1811808506620080871?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/1811808506620080871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/cinta-dan-pernikahan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/1811808506620080871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/1811808506620080871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/cinta-dan-pernikahan.html' title='Cinta dan Pernikahan'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYGPd0vB79I/AAAAAAAAAFU/m4LUwD5IGJc/s72-c/DSC00666.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-6535799839812661372</id><published>2009-01-29T17:52:00.005+07:00</published><updated>2009-01-29T17:59:38.855+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Kadal</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYGLpR46o_I/AAAAAAAAAFM/TALwJNZe3KQ/s1600-h/lr_showerpet_rgb.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296668178057438194" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 134px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYGLpR46o_I/AAAAAAAAAFM/TALwJNZe3KQ/s200/lr_showerpet_rgb.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Jepang. Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok. Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku. Dia merasa kasihan sekaligus penasaran.Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun??? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun,tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu! Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya ....astaga!! Orang itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun. Sungguh ini sebuah cinta...cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu. apa yang dapat dilakukan oleh cinta? tentu saja sebuah keajaiban.Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu menganggumkan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai berpikir tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, saudara lelaki, saudara perempuan. Berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang-orang yang kita kasihi. JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG ANDA KASIHI!!!Semoga setiap orang dicintai, bukan hanya sesaat untuk membantu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-6535799839812661372?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/6535799839812661372/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/ini-sebuah-kisah-nyata-yang-terjadi-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/6535799839812661372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/6535799839812661372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/ini-sebuah-kisah-nyata-yang-terjadi-di.html' title='Kadal'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYGLpR46o_I/AAAAAAAAAFM/TALwJNZe3KQ/s72-c/lr_showerpet_rgb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-1890250511278247637</id><published>2009-01-29T13:15:00.002+07:00</published><updated>2009-01-29T13:23:39.670+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Kisah Tentang Penciptaan Pria dan Wanita</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYFKQyFmLxI/AAAAAAAAADk/BNzGnwU8DKM/s1600-h/302294126_4ce41735b1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296596288948023058" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 150px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYFKQyFmLxI/AAAAAAAAADk/BNzGnwU8DKM/s200/302294126_4ce41735b1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada saat Sang Pencipta telah selesai menciptakan pria. Ia menyadari bahwa Ia juga harus menciptakan wanita. Padahal semua bahan untuk menciptakan manusia sudah habis dipakai untuk menciptakan pria. Kemudian Sang Pencipta merenung sejenak, dan Ia mengambil lingkaran bulan purnama, kelenturan ranting pohon anggur, goyang rumput yang tertiup angin, mekarnya bunga, kelangsingan dari buluh galah, sinar dari matahari, tetes embun dan tiupan angin. Ia juga mengambil rasa takut dari kelinci dan rasa sombong dari merak, kelembutan dari dada burung dan kekerasan dari intan, rasa manis dari madu dan kekejaman dari harimau, panas dari api dan dingin dari salju, keaktifan bicara dari burung kutilang dan nyanyian dari burung bul-bul, kepalsuan dari burung bangau dan kesetiaan dari induk singa. Dengan mencampurkannya bahan semua itu, maka Sang Pencipta membentuk wanita dan memberikannya kepada pria.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pria itu merasa senang sekali karena hidupnya tidak merana dan kesepian seorang diri. Setelah satu minggu, pria itu datang kepada Tuhan, katanya:'Tuhan, ciptaan-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku membuat hidupku tidak bahagia. Ia bicara tiada henti sehingga aku tidak dapat beristirahat. Ia minta selalu untuk diperhatikan. Ia mudah menangis karena hal-hal sepele. Aku datang untuk mengembalikan wanita itu kepada-Mu, karena aku tidak bisa hidup dengannya'.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;'Baiklah', kata Sang Pencipta. Dan Ia mengambilnya kembali.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beberapa minggu kemudian, pria itu datang lagi kepada Tuhan, dan berkata, 'Tuhan, sejak aku memberikan kembali wanita ciptaan-Mu, kini aku merana kesepian. Tiada lagi yang memperhatikanku, tiada lagi yang menyayangiku. Aku selalu memikirkan dia, ke mana pun aku pergi, aku selalu ingat dia. Makan tidak enak, tidur tidak nyenyak. Aku rindu kepadanya. Di kala aku sendirian, kubayangkan yang cantik, kubayangkan bagaimana ia menari dan menyanyi. Bagaimana ia melirik aku. Bagaimana ia bercakap-cakap dan manja kepadaku. Ia sangat cantik untuk dipandang, dan sedemikian lembut untuk disentuh. Aku suka akan senyumannya. Tuhan, kembalikan lagi wanita itu kepadaku!'.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sang Pencipta berkata, 'Baiklah'. Ia memberikan wanita itu kembali kepadanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tetapi, tiga hari kemudian pria itu datang lagi kepada Tuhan dan berkata, 'Tuhan, aku tidak mengerti. Mengapa dia memberikan lebih banyak lagi kesusahan dari pada kegembiraan. Dia semakin menyebalkan. Aku tidak tahan lagi dengan sikap dan tingkah lakunya. Aku berdoa kepada-Mu. Ambillah kembali wanita itu. Aku tidak dapat lagi hidup dengannya'.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sang Pencipta balik bertanya, 'Kamu tidak dapat hidup lagi dengannya?'.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pria itu tertunduk malu, ia merasa putus asa. Dalam hatinya ia berkata, 'Apa yang harus aku perbuat? Aku tidak dapat hidup dengannya, tetapi aku juga tidak dapat hidup tanpa dia. Tuhan,ajarilah aku untuk mengerti apa arti hidup ini?'.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;'Belajarlah untuk memahami perbedaan dan belajarlah untuk berani menerima perbedaan dalam hidupmu! Pahamilah dan usahakanlah apa yang menjadi kebutuhan mendasar dari pasangan hidupmu!', jawab Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dan inilah enam kebutuhan mendasar pria dan wanita:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1. Wanita membutuhkan perhatian, dan pria membutuhkan kepercayaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2. Wanita membutuhkan pengertian, dan pria membutuhkan penerimaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;3. Wanita membutuhkan rasa hormat, dan pria membutuhkan penghargaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;4. Wanita membutuhkan kesetiaan, dan pria membutuhkan kekaguman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;5. Wanita membutuhkan penegasan, dan pria membutuhkan persetujuan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6. Wanita membutuhkan jaminan, dan pria membutuhkan dorongan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-1890250511278247637?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/1890250511278247637/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/kisah-tentang-penciptaan-pria-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/1890250511278247637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/1890250511278247637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/kisah-tentang-penciptaan-pria-dan.html' title='Kisah Tentang Penciptaan Pria dan Wanita'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYFKQyFmLxI/AAAAAAAAADk/BNzGnwU8DKM/s72-c/302294126_4ce41735b1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-618304137402983812</id><published>2009-01-29T12:49:00.005+07:00</published><updated>2009-01-29T12:54:13.558+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>1000 Burung Kertas</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYFETegdjJI/AAAAAAAAADc/XlMfUf1p62c/s1600-h/100822.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296589738161835154" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 130px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYFETegdjJI/AAAAAAAAADc/XlMfUf1p62c/s200/100822.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sewaktu boy dan girl baru pacaran, boy melipat 1000 burung kertas buat girl, menggantungkannya di dalam kamar girl. Boy mengatakan, 1000 burung kertas itu menandakan 1000 ketulusan hatinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, girl &amp;amp; boy setiap detik selalu merasakan betapa indahnya cinta mereka berdua. Tetapi pada suatu saat, girl mulai menjauhi boy. Girl memutuskan untuk menikah dan pergi ke Perancis, ke Paris tempat yang dia impikan di dalam mimpinya berkali-kali itu!!&lt;br /&gt;Sewaktu girl mau mutusin boy, girl bilang sama boy, "Kita harus melihat dunia ini dengan pandangan yang dewasa. Menikah bagi cewek adalah kehidupan kedua kalinya!! Aku harus bisa memegang kesempatan ini dengan baik. Kamu terlalu miskin, sungguh aku tidak berani membayangkan bagaimana kehidupan kita setelah menikah!!"&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Setelah Girl pergi ke Perancis, Boy bekerja keras, dia pernah menjual koran, menjadi karyawan sementara, bisnis kecil, setiap pekerjaan dia kerjakan dengan sangat baik dan tekun. Sudah lewat beberapa tahun karena pertolongan teman dan kerja kerasnya, akhirnya dia mempunyai sebuah perusahaan. Dia sudah kaya, tetapi hatinya masih tertuju pada Girl, dia masih tidak dapat melupakannya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, waktu itu hujan, Boy dari mobilnya melihat sepasang orang tua berjalan sangat pelan di depan. Dia mengenali mereka, mereka adalah orang tua Girl. Dia ingin mereka lihat kalau sekarang dia tidak hanya mempunyai mobil pribadi, tetapi juga mempunyai Vila dan perusahaan sendiri, ingin mereka tahu kalau dia bukan seorang yang miskin lagi, dia sekarang adalah seorang Bos. Boy mengendarai mobilnya sangat pelan sambil mengikuti sepasang orang tua tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Hujan terus turun, tanpa henti, biarpun kedua org tua itu memakai payung,tetapi badan mereka tetap basah karena hujan. Sewaktu mereka sampai tempat tujuan, Boy tercengang oleh apa yang ada di depan matanya, itu adalah tempat pemakaman. Dia melihat di atas papan nisan Girl tersenyum sangat manis terhadapnya. Di samping makamnya yang kecil, tergantung burung-burung kertas yang dibuatkan Boy, dalam hujan burung-burung kertas itu terlihat begitu hidup.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Orang tua Girl memberitahu Boy, Girl tidak pergi ke paris, Girl terserang kanker, Girl pergi ke surga. Girl ingin Boy menjadi orang, mempunyai keluarga yang harmonis, maka dengan terpaksa berbuat demikian terhadap Boy dulu. Girl bilang dia sangat mengerti Boy, dia percaya kalau Boy pasti akan berhasil. Girl mengatakan, kalau pada suatu hari Boy akan datang ke makamnya dan berharap dia membawakan beberapa burung kertas buatnya lagi. Boy langsung berlutut, berlutut di depan makam Girl, menangis dengan begitu sedihnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Hujan pada hari Ching Ming itu terasa tidak akan berhenti, membasahi sekujur tubuh Boy. Boy teringat senyum manis Girl yang begitu manis dan polos, mengingat semua itu, hatinya mulai meneteskan darah. Sewaktu Orang tua ini keluar dari pemakaman, mereka melihat kalau Boy sudah membukakan pintu mobil untuk mereka. Lagu sedih terdengar dari dalam mobil tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Hatiku tidak pernah menyesal, &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Semuanya hanya untukmu 1000 burung kertas, &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;1000 ketulusan hatiku, Beterbangan di dalam angin Menginginkan bintang yang lebat besebaran di langit, Melewati sungai perak, &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Apakah aku bisa bertemu denganmu? Tidak takut berapapun jauhnya, Hanya ingin sekarang langsung berlari ke sampingmu. Masa lalu seperti asap, hilang dan tak kan kembali, Menambah kerinduan di hatiku. Bagaimanapun dicari, Jodoh kehidupan ini pasti tidak akan berubah. Apakah Cinta itu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-618304137402983812?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/618304137402983812/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/1000-burung-kertas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/618304137402983812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/618304137402983812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/1000-burung-kertas.html' title='1000 Burung Kertas'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYFETegdjJI/AAAAAAAAADc/XlMfUf1p62c/s72-c/100822.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-5692515126363323490</id><published>2009-01-29T11:55:00.005+07:00</published><updated>2009-01-29T12:07:46.801+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Ayam atau Bebek</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYE45d9wx0I/AAAAAAAAADU/yNKpD4rm-vA/s1600-h/chicken_and_duck.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296577196711790402" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYE45d9wx0I/AAAAAAAAADU/yNKpD4rm-vA/s200/chicken_and_duck.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sepasang pengantin baru tengah berjalan bergandengan tangan di sebuah hutan pada suatu malam musim panas yang indah, seusai makan malam. Mereka sedang menikmati kebersamaan yang menakjubkan tatkala mendengar suara di kejauhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;"Kuek! Kuek!"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;"Dengar", kata si istri, "itu pasti suara ayam."&lt;br /&gt;"Bukan, bukan, itu suara bebek," kata si suami.&lt;br /&gt;"Nggak, aku yakin itu ayam," si istri bersikeras.&lt;br /&gt;"Mustahil. Suara ayam itu 'kukuruyuuuk!' , bebek itu 'kuek! Kuek!' itu bebek, Sayang,' kata si suami dengan disertai gejala-gejala awal kejengkelan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;"Kuek! Kuek!" terdengar lagi.&lt;br /&gt;"Nah, tuh! Itu suara bebek," kata si suami.&lt;br /&gt;"Bukan, Sayang. Itu ayam. Aku yakin betul," tandas si istri, sembari menghentakkan kaki.&lt;br /&gt;"Dengar ya! Itu a…da…lah…be…bek, B-E-B-E-K. Bebek! Mengerti?" si suami berkata dengan gusar.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;"Tapi itu ayam," masih saja si istri bersikeras.&lt;br /&gt;"Itu jelas-jelas bue…bek, kamu…kamu…"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Terdengar lagi suara, "Kuek! Kuek!" sebelum si suami mengatakan sesuatu yang sebaiknya tak dikatakannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Si istri sudah hampir menangis, "Tapi itu ayam…"3&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Si suami melihat air mata yang mengambang di pelupuk mata istrinya, dan akhirnya, ingat kenapa ia menikahinya. Wajahnya melembut dan katanya dengan mesra, "Maafkan aku, Sayang. Kurasa kamu benar. Itu memang suara ayam kok."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih, Sayang," kata si istri sambil menggenggam tangan suaminya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;"Kuek! Kuek! Terdengar lagi suara di hutan, mengiringi mereka berjalan bersama dalam cinta.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Maksud dari cerita bahwa si suami akhirnya sadar adalah siapa sih yang peduli itu ayam atau bebek? Yang lebih penting adalah keharmonisan mereka, yang membuat mereka dapat menikmati kebersamaan pada malam yang indah itu. Berapa banyak pernikahan yang hancur hanya gara-gara persoalan sepele? Berapa banyak perceraian terjadi karena hal-hal "ayam atau bebek?"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita memahami cerita tersebut, kita ingat apa yang menjadi prioritas kita. Pernikahan jauh lebih penting ketimbang mencari siapa yang benar tentang apakah itu ayam atau bebek. Lagi pula, betapa sering kita merasa yakin, amat sangat mantap, mutlak bahwa kita benar, namun belakangan ternyata kita salah? Lho, siapa tahu? Mungkin saja itu adalah ayam yang direkayasa genetik sehingga bersuara seperti bebek!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;"If you start judging people you will be having no time to love them....."&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-5692515126363323490?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/5692515126363323490/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/ayam-atau-bebek.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/5692515126363323490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/5692515126363323490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/ayam-atau-bebek.html' title='Ayam atau Bebek'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYE45d9wx0I/AAAAAAAAADU/yNKpD4rm-vA/s72-c/chicken_and_duck.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-1746845932584190615</id><published>2009-01-29T11:37:00.005+07:00</published><updated>2009-01-29T11:49:51.625+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Jarak dan Hati</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYE08K9L2hI/AAAAAAAAADM/a22SMQZBiUk/s1600-h/pd_arguing_080129_ms.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296572845102193170" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYE08K9L2hI/AAAAAAAAADM/a22SMQZBiUk/s200/pd_arguing_080129_ms.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya, "Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab, "Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Tapi...", sang guru balik bertanya, "lawan bicaranya justru berada disampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut pertimbangan mereka. Namun tak satu pun jawaban yang memuaskan. Sang guru lalu berkata, "Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak. Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sang guru masih melanjutkan, "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apa pun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Mengapa demikian?" &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya. Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani memberikan jawaban. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;"Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Sang guru masih melanjutkan, "Ketika Anda sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu, tak mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yang bijaksana. Karena waktu akan membantu Anda."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-1746845932584190615?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/1746845932584190615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/jarak-dan-hati.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/1746845932584190615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/1746845932584190615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/jarak-dan-hati.html' title='Jarak dan Hati'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYE08K9L2hI/AAAAAAAAADM/a22SMQZBiUk/s72-c/pd_arguing_080129_ms.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-4035034515183546496</id><published>2009-01-29T11:20:00.006+07:00</published><updated>2009-01-29T11:36:03.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Tulang Rusukku</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYEx_otGObI/AAAAAAAAADE/U04oqAUO6ko/s1600-h/untitledqw.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296569606092503474" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 198px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYEx_otGObI/AAAAAAAAADE/U04oqAUO6ko/s200/untitledqw.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari telah larut dan aku masih terus gelisah. Sesekali aku menggerak-gerakkan kaki kekanan dan kekiri saat berbaring.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Kapan aku menikah? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Kapan aku mendapatkan jodoh?", demikian teriakkan otakku. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Apakah ada yang salah denganku?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Apakah aku kurang berdoa atau mempercayaiNya?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Apakah aku kurang berusaha mencari seorang pendamping? "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Apakah karena Tuhan menghukumku karena kesalahanku? " &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku membalikkan badan dengan gelisah, otak bekerja terus dan tidak mau berhenti berpikir. Tujuan berumah tangga bukan ingin mengejar target tetapi karena Ia mengingini aku menikah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Memilih seorang wanita juga bukan hal yang susah tetapi memilih seorang yang akan dikasihi dan dicintai seumur hiduplah yang sulit. Dengan mengasihi dan mencintainya, aku akan belajar menerima segala kekurangannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku juga harus berjanji kepadaNya untuk sehidup semati dengannya suatu saat nanti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Mungkinkah? "Pikiranku semakin banyak bergejolak,.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bagaimana memberi istri dan anak makan ? " &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Sanggupkah aku menyekolahkan anak-anak? " &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Sanggupkah aku menyediakan perumahan yang layak bagi mereka? " &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Sanggupkah aku tetap berdiri teguh dan tetap berjalan sesuai firmanNya setelah menikah? " "Sanggupkah setiap persoalan dapat kulalui? ". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Sanggupkah aku membantu saudaraku dan saudara istriku? ""Sanggupkah ....................... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Sambil berdiri kembali aku merenung . &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tidak semua pasangan dapat berjalan sesuai dengan firmaNya saat menikah. Ada yang meninggalkan-Nya disebabkan kebutuhan hidup mendesak. Ada yang harus melakukan tindakan yang diluar norma untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Justru orang yang berjalan dijalanNya yang dianggap aneh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Benarkah demikian? "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Benarkah Engkau akan menopang kami? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Kembali terduduk ditempat tidur sambil berpikir , " Biar aja Tuhan yang menentukan". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hati terasa tenang sesaat, kemudian muncul pertanyaan seperti air bah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bagaimana bila kulitnya hitam, wajahnya jelek? :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bagaimana bila wajahnya cantik tetapi kelakuannya buruk? "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bagaimana seandainya ia cacat? "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bagaimana jika ia bukan wanita baik-baik? "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bagaimana jika setelah ia ada lagi yang tercantik.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bisakah aku setia kepadanya? "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bagaimana jika ia tidak sayang keluargaku? "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bagaimana jika ia bukan wanita baik-baik? "&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Bagaimana jika ..... ?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Semakin dipikirkan semakin rumit masalahnya, kepala serasa mau pecah. Didalam keputus asaan, aku berlutut dan berdoa : &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Aku tidak berhak menentukan siapa tulang rusukku. Ampuni aku. Ampuni juga aku karena memilih apa yang kukehendaki dan bukan yang Kau kehendaki.Karena hanya Engkau yang mengetahui siapa dia.Seperti Engkau membawa Hawa kepada Adam, akupun ingin Engkau membawa tulang rusukku kepadaku. Karena itu dengarlah permohonanku , Yesus ku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tidak masalah apakah tulang rusukku cantik, jelek, cacat.Sepanjang Engkau menanamkan keyakinan didalam hatiku bahwa ia adalah yang tercantik bagiku saat bertemu dengannya.Tidak masalah apakah kulitnya putih, hitam, merah atau apa saja. Sepanjang Engkau menanamkan dihatiku bahwa dialah wanita yang paling kusayangi dan kucintai saat aku bertemu dengannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dengan menyayangi dan mencintainya aku akan belajar menerima segala kekurangannya. Kasih menutupi banyak kesalahan demikianlah firman Mu tidak masalah apakah ia baik, jahat bahkan paling kotor sekalipun. Sepanjang Engkau menanamkan dihatiku bahwa dialah wanita yang mengasihi Mu saat aku bertemu dengannya. Karena aku yakin Engkau tidak berbohong dan salah memilih Aku yakin dan percaya Engkau memberiku seorang penolong yang terbaik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bersama dia Engkau memberkati kami, dan memberkati keturunan kami. Engkau juga menjaga dan mencukupi kebutuhan kami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bersama dia kami akan menjalani masa-masa suka dan duka dan hanya kematian yang memisahkan kami karena itulah kehendak Mu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Terimakasih karena Engkau telah memilih tulang rusukku.Terimakasih karena Engkau telah memilih yang terbaik buatku dari sekian banyak wanita ciptaanMu. Dan satu lagi Allahku......&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Beri aku kepekaan untuk mengenal dan mengetahui, dialah tulang rusuk itu bila saatnya tiba. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Terimakasih Yesus yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Amin"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-4035034515183546496?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/4035034515183546496/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/tulang-rusukku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4035034515183546496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4035034515183546496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/tulang-rusukku.html' title='Tulang Rusukku'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYEx_otGObI/AAAAAAAAADE/U04oqAUO6ko/s72-c/untitledqw.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-3474504752493208182</id><published>2009-01-29T10:50:00.006+07:00</published><updated>2009-01-29T11:06:06.594+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Merawatmu di Usia Senja</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYEq0Xqh0EI/AAAAAAAAAC8/VdqFA7-66dI/s1600-h/ArticleImage2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296561715958370370" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 71px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYEq0Xqh0EI/AAAAAAAAAC8/VdqFA7-66dI/s200/ArticleImage2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Robertson Mc Quilkin mengundurkan diri dari kedudukannya sebagai rektordi Universitas Internasional Columbia dengan alasan merawat istrinya,Muriel, yang sakit alzheimer yaitu gangguan fungsi otak. Muriel sudah seperti bayi, tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan untuk makan, mandi dan buang air pun ia harus dibantu. Robertson memutuskan untuk merawat istrinya dengan tangannya sendiri, karena Muriel adalah wanita yang sangat istimewa baginya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pernah suatu kali ketika Robertson membersihkan lantai bekas ompol Muriel dan di luar kesadaran, Muriel malah menyerakkan air seninya sendiri, sehingga Robertson kehilangan kendali emosinya. Ia menepis tangan Muriel dan memukul betisnya, guna menghentikannya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; Setelah itu Robertson menyesal dan berkata dalam hatinya, "Apa gunanya saya memukulnya, walaupun tidak keras, tetapi itu cukup mengejutkannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Selama 44 tahun kami menikah, saya belum pernah menyentuhnya karena marah, namun kini di saat ia sangat membutuhkan saya, saya memperlakukannya demikian. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ampuni saya, yaTuhan." Tanpa peduli apakah Muriel mengerti atau tidak, Robertson meminta maaf atas hal yang telah dilakukannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada tanggal 14 Februari 1995, hari itu adalah hari istimewa untuk Robertson dan Muriel, karena pada tanggal itu di tahun 1948, Robertson melamar Muriel. Pada hari istimewa itu Robertson memandikan Muriel, lalu menyiapkan makan malam dengan menu kesukaan Muriel. Menjelang tidur ia mencium dan menggenggam tangan Muriel lalu berdoa, "Yesus yang baik, Engkau mengasihi Muriel lebih dari aku mengasihinya, karena itu jagalah kekasih hatiku ini sepanjang malam dan biarlah ia mendengar nyanyian malaikatMu. Amin." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pagi harinya, ketika Robertson berolahraga dengan menggunakan sepeda statisnya, Muriel terbangun dari tidurnya. Ia berusaha untuk mengambil posisi yang nyaman, kemudian melempar senyum manis kepada Robertson. Untuk pertama kalinya setelah selama berbulan-bulan Muriel tidak pernah berbicara, memanggil Robertson dengan suara yang lembut dan bening, "Sayangku ... sayangku ..." Robertson melompat dari sepedanya dan segera memeluk wanita yang sangat dikasihinya itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Sayangku, kau benar-benar mencintaiku bukan ?" tanya Muriel. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setelah melihat anggukan dan senyum di wajah Robertson, Muriel berbisik, "Aku bahagia !"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Itulah kata-kata terakhir yang diucapkan Muriel kepada Robertson. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Memelihara dan membahagiakan orang-orang yang berarti dalam hidup kita adalah suatu ibadah di hadapan Tuhan. Mengurus suami atau isteri yang sudah tidak berdaya adalah suatu perbuatan yang mulia. Mengurus ayah/ibu atau mertua adalah tugas seorang anak ataupun menantu. Mengurus kakek atau nenek yang sudah renta dan pikun juga adalah tanggung jawab para cucu. Jangan abaikan mereka yang telah renta, apalagi ketika mereka sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Peliharalah mereka dengan kesabaran dan penuh kasih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-3474504752493208182?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/3474504752493208182/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/merawatmu-di-usia-senja.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3474504752493208182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3474504752493208182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/merawatmu-di-usia-senja.html' title='Merawatmu di Usia Senja'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYEq0Xqh0EI/AAAAAAAAAC8/VdqFA7-66dI/s72-c/ArticleImage2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-5271603373526712735</id><published>2009-01-29T10:11:00.005+07:00</published><updated>2009-01-29T10:24:16.382+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Hati Yang Terindah</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYEhATxnJLI/AAAAAAAAAC0/ZZ5LsSEzQEs/s1600-h/untitled.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296550925956490418" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 184px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYEhATxnJLI/AAAAAAAAAC0/ZZ5LsSEzQEs/s200/untitled.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada suatu hari, seorang pemuda berdiri di tengah kota dan menyatakan bahwa dialah pemilik hati yang terindah yang ada di kota itu. Banyak orang kemudian berkumpul dan mereka semua mengagumi hati pemuda itu, karena memang benar-benar sempurna. Tidak ada satu cacat atau goresan sedikitpun di hati pemuda itu. Pemuda itu sangat bangga dan mulai menyombongkan hatinya yang indah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, sebuah suara dari langit pun terbentang ” Mengapa hatimu masih belum seindah hati pak Tua itu ?”. Kerumunan orang-orang dan pemuda itu pun menjadi kaget dan lekas-lekas pergi melihat pak tua yang tidak jauh dari sana. Hati pak tua itu berdegup dengan kuatnya, namun penuh dengan bekas luka, dimana ada bekas potongan hati yang diambil dan ada potongan yang lain ditempatkan di situ; namun tidak benar-benar pas dan ada sisi-sisi potongan yang tidak rata. Bahkan, ada bagian-bagian yang berlubang karena dicungkil dan tidak ditutup kembali. Pemuda itu tercengang dan berpikir, bagaimana mungkin hati pak tua itu bisa lebih indah ? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu melihat kepada pak tua itu, memperhatikan hati yang dimilikinya dan tertawa ” Anda pasti bercanda, paktua”, katanya, “bandingkan hatimu dengan hatiku, hatiku sangatlah sempurna sedangkan hatimu tak lebih dari kumpulan bekas luka dan cabikan”. ” Ya”, kata pak tua itu, ” hatimu kelihatan sangat sempurna meski demikian aku tak akan menukar hatiku dengan hatimu. Lihatlah, setiap bekas luka ini adalah tanda dari orang-orang yang kepadanya kuberikan kasihku, aku menyobek sebagian dari hatiku untuk kuberikan kepada mereka, dan seringkali mereka juga memberikan sesobek hati mereka untuk menutup kembali sobekan yang kuberikan. Namun karena setiap sobekan itu tidaklah sama, ada bagian-bagian yang kasar, yang sangat aku hargai, karena itu mengingatkanku akan cinta kasih yang telah bersama-sama kami bagikan. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Adakalanya, aku memberikan potongan hatiku begitu saja dan orang yang kuberi itu tidak membalas dengan memberikan potongan hatinya. itulah yang meninggalkan lubang-lubang sobekan - - memberikan cinta kasih adalah suatu kesempatan. Meskipun bekas cabikan itu menyakitkan, mereka tetap terbuka, hal itu mengingatkanku akan cinta kasihku pada orang-orang itu, aku berharap, suatu ketika nanti mereka akan kembali dan mengisi lubang-lubang itu. Sekarang, tahukah engkau keindahan hati yang sesungguhnya itu ?” &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu berdiri membisu dan airmata mulai mengalir di pipinya. Dia berjalan ke arah pak tua itu, menggapai hatinya yang begitu muda dan indah, and merobeknya sepotong. Pemuda itu memberikan robekan hatinya kepada pak tua dengan tangan-tangan yang gemetar. Pak tua itu menerima pemberian itu, menaruhnya di hatinya dan kemudian mengambil sesobek dari hatinya yang sudah amat tua dan penuh luka, kemudian menempatkannya untuk menutup luka di hati pemuda itu. &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Sobekan itu pas, tetapi tidak sempurna, karena ada sisi-sisi yang tidak sama rata. Pemuda itu melihat ke dalam hatinya, yang tidak lagi sempurna tetapi kini lebih indah dari sebelumnya, karena cinta kasih dari pak tua itu telah mengalir kedalamnya. Mereka berdua kemudian berpelukan dan berjalan beriringan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-5271603373526712735?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/5271603373526712735/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/hati-yang-terindah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/5271603373526712735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/5271603373526712735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/hati-yang-terindah.html' title='Hati Yang Terindah'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYEhATxnJLI/AAAAAAAAAC0/ZZ5LsSEzQEs/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-2159527213044969778</id><published>2009-01-29T07:55:00.005+07:00</published><updated>2009-01-29T08:14:00.490+07:00</updated><title type='text'>Perempuan Yang Dicintai Suamiku</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYECwyusUGI/AAAAAAAAACs/dLr82Mk6VQQ/s1600-h/selingkuh%2520202.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296517674039005282" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYECwyusUGI/AAAAAAAAACs/dLr82Mk6VQQ/s200/selingkuh%2520202.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kehidupan pernikahan kami awalnya baik-baik saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.&lt;br /&gt;Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic. Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal-hal seperti itu sebagai ungkapan sayang. Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja makan berdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu. Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan anak-anak kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas. Aku mengira rumah tangga kami baik-baik saja selama 8 tahun pernikahan kami. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha, temannya Mario saat dulu kuliah. Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan-akan waktu berhenti berputar dan terpana dengan kalimat-kalimatnya yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki-laki maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai mengingat-ingat 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya. Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa dengan suara riangnya, " Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini ? tidak mau makan juga? uhh… dasar anak nakal, sini piringnya, " lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan….aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun ! &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya. Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir tiba-tiba, membawakan donat buat anak-anak, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan-jalan, kadang mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu-lucu. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak dihatinya. Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta , aku tidak pernah menyangka, hatikupun akan mendung, bahkan gerimis kemudian. Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka password email Papa nya, dan memanggilku, " Mama, mau lihat surat papa buat tante Meisha ?" Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu, &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dear Meisha,&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya, karena dia ibu dari anak-anakku. Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh-sungguh mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu, tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak menjumpainya. Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik-konflik terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku menikahinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon-pohon beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti pepohonan di hutan-hutan belantara yang tidak pernah minta disirami, namun tumbuh dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.&lt;br /&gt;Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang lain dan aku adalah laki-laki yang sangat memegang komitmen pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun ada tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;you are the only one in my heart.&lt;br /&gt;yours,&lt;br /&gt;Mario &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat. Meskipun baru berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku. Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Dia mencintai perempuan lain. Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya. Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan tabunganku yang kusimpan dari sisa-sisa uang belanja, lalu aku belikan motor untuk mengantar dan menjemput anak-anakku. Mario merasa heran, karena aku tidak pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam-macam merek tas dan baju. Aku terpuruk dalam kehancuranku. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya. Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Mario terus menerus sakit-sakitan, dan aku tetap merawatnya dengan setia. Biarlah dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya. Dengan pura-pura tidak tahu, aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;**********&lt;br /&gt;Setahun kemudian… &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Meisha membuka amplop surat-surat itu dengan air mata berlinang.. Tanah pemakaman itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;" Mario, suamiku…. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku begitu terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau melakukan apa saja untukku…..&lt;br /&gt;Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, " kenapa, Rima ? Kenapa kamu mesti cemburu ? dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi istriku ?" Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya. Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah wanita yang sempurna yang engkau inginkan. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Istrimu,&lt;br /&gt;Rima" &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Di surat yang lain,&lt;br /&gt;"………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi sedingin es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha……" &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Disurat yang kesekian,&lt;br /&gt;"…….Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.&lt;br /&gt;Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak lagi marah-marah padamu, aku tidak lagi suka membanting-banting barang dan berteriak jika emosi. Aku belajar masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu meneleponmu, untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit saat engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….&lt;br /&gt;Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap berusaha dan menantinya…….." &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya… dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Disurat terakhir, pagi ini…&lt;br /&gt;"…………..Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun lalu engkau tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang, karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar membuatnya dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai motor. Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak sakit.&lt;br /&gt;Tahukah engkau suamiku,&lt;br /&gt;Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda-tanda cinta mulai bersemi dihatimu ?………" &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Jelita menatap Meisha, dan bercerita,&lt;br /&gt;" Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah-marah kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan, Ketika mama menyeberang jalan, tiba-tiba mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante….. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……" Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit di hatinya, tapi dia sangat dewasa.&lt;br /&gt;Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima membacanya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dear Meisha,&lt;br /&gt;Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah-marah dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba-tiba aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai bergetar…. Inikah tanda2 aku mulai mencintainya ?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku….. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah terjadi, Mario. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Jakarta , 7 Januari 2009 (dedicated to my friend....may you rest in peace...) &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;- Yesterday is a history.Tomorrow is a mystery.Today is a gift.That's why it's called "present". &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-2159527213044969778?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/2159527213044969778/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/perempuan-yang-dicintai-suamiku.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/2159527213044969778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/2159527213044969778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/perempuan-yang-dicintai-suamiku.html' title='Perempuan Yang Dicintai Suamiku'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYECwyusUGI/AAAAAAAAACs/dLr82Mk6VQQ/s72-c/selingkuh%2520202.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-6788848473622668468</id><published>2009-01-29T00:22:00.008+07:00</published><updated>2009-01-29T07:45:50.171+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Kekasih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYCVUQ1Im9I/AAAAAAAAACk/jzlRIDhz-8c/s1600-h/tri2.jpg"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296397337135455186" style="FLOAT: right; MARGIN: 0pt 0pt 10px 10px; WIDTH: 224px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 197px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYCVUQ1Im9I/AAAAAAAAACk/jzlRIDhz-8c/s200/tri2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Masih ingatkan ketika kita mulai mengenal seseorang dan bahkan mulai sering bertemu hingga akhirnya semakin banyak yang kita tahu dari orang tersebut. Bahkan kita mulai tertarik dengan karakter yang ada dalam dirinya, sehingga kita ingin semakin sering bertemu dan berdekatan. Sebanyak mungkin kita ambil waktu untuk dapat berbincang-bincang, mencari tahu apa yang sedang dia pikirkan dan inginkan dalam hatinya. Tidak hanya disitu, kitapun ingin memberitahukannya hal-hal apa yang sedang kita lakukan. Saat itu bisa dikatakan kita mulai menyimpan kasih (baca = fall in love) dalam hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ya kita bisa punya kasih ini? Sederhana saja. Karena Tuhan yang menyimpannya dalam hati kita. Lalu seberapa besar kasih kita pada orang yang tersebut? Kita tidak pernah dapat mengukurnya, karena kita sendiri tidak mengerti seberapa besar kasih itu dalam hati kita. Apa buktinya kita tidak tahu? Walaupun kita bilang I love her/him so much, namun terkadang&lt;br /&gt;kita masih melakukan hal-hal yang mengecewakan hatinya, bahkan setelah melakukan satu kesalahan kita ngga mau pusingkan harus &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1233163291_0" style="CURSOR: pointer; BORDER-BOTTOM: rgb(0,102,204) 1px dashed"&gt;minta maaf&lt;/span&gt; atau melupakan begitu saja. Kita jadi lebih egois. Ini menunjukkan kasih manusia memang suka berubah, tidak pernah kekal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini. (Yoh 3. 16). Kita tahu sekali ayat ini, bahkan sering diucapkan oleh pendeta kita. Namun kenapa ya seringkali kita mengabaikan seberapa besar sih kasih Allah buat kita. Alkitab katakan “Begitu Besar”. Begitu besar menandakan Dia Kekasih yang juga ingin dekat dengan orang yang dicintai. Berbincang-bincang banyak hal dengan orang yang dikasihiNya. Kalau Dia ingin menyampaikan isi hatiNya, sudah pasti banyak rahasia yang ingin disingkapkan, banyak spiritual experience yang bisa dialami. Karena itulah kesukaanNya kepada orang yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Yesus punya kasih yang begitu besar, pertanyaannya, apakah Dia akan selalu menyimpan kasihnya ini setiap waktu? Apakah Dia juga pernah melakukan sesuatu yang mengecewakan kekasih hatinya. &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1233163291_1"&gt;Saya&lt;/span&gt; pernah merasa seperti ini (..mungkin sering J ). Namun kok buntut-buntutnya Dia ngga seperti yang saya pikirkan (dia gak gitu deh, kata sebuah iklan). Atau&lt;br /&gt;orang sekarang bilang ternyata saya cuma negative thinking aja. Ternyata Kekasih hati saya ini sedang mengarahkan saya pada tahap pengharapan yang berbeda dengan yang saya harapkan. Dia tidak memberi apa yang saya inginkan, karena Dia mau memberi apa yang saya butuhkan. &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1233163291_2"&gt;Jadi&lt;/span&gt; jawabannya sudah jelas. Saya ngga pernah dikecewakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja kita ingin selalu dekat dengan kekasih dunia kita, tidak tahan ingin bertemu ketika ada rasa rindu dalam hati, ingin segera menyampaikan kabar sukacita ketika kita sedang bersukacita, namun apa yang kita hadapi justru kita tidak mendapat responnya, dia mulai berubah, tidak lagi seperti dulu yang kita kenal. Lalu kita mulai kecewa, ada perasaan kacau dan tidak bisa menahan emosi hati kita. Yesus kekasih hati kita pasti begitu juga ya. Dia gundah, bersedih kalau kita mulai berubah. Dia sibuk nungguin waktu untuk berduaan dengan kita. Dia tidak tahan menunggu kita masuk hadiratnya, tidak tahan menyampaikan kabar sukacita kepada kita. Namun apa yang kita lakukan sebagai balasnya. Kita sering sibuk sama urusan kita sendiri. Mulai malas untuk berada dekat denganNya, bahkan mulai menjauh. Tidak mau tahu apa yang sedang Dia ingin katakan kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saja kekasih dunia kita tahu seberapa besar cinta yang kita punya dihati kita, pasti dia tidak akan pernah berencana meninggalkan dan mengecewakan kita. Sudah tentu itu yang ada dalam pikiran kita. Sekarang mulai pikirkan untuk tidak mengecewakan dan meninggalkanNya, karena Dia juga mau kita tahu betapa besar dan kekal kasih yang disimpan dalam&lt;br /&gt;hatiNya. Jangan lagi berlaku acuh, dan membiarkan Dia menunggu saat -saat waktu berduaan dengan kita. Karena Dia kekasih yang ngga mau jauh-jauh dengan orang yang dicintanya bahkan untuk sesaat saja.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-6788848473622668468?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/6788848473622668468/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/kekasih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/6788848473622668468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/6788848473622668468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/kekasih.html' title='Kekasih'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYCVUQ1Im9I/AAAAAAAAACk/jzlRIDhz-8c/s72-c/tri2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-137522586037070416</id><published>2009-01-29T00:07:00.004+07:00</published><updated>2009-01-30T09:37:35.735+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Cinta dan Waktu</title><content type='html'>&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296393313273944882" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 196px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 174px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYCRqCxymzI/AAAAAAAAACc/x2hr4BElU9o/s320/2_Love-letter.jpg" border="0" /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;macam benda-benda abstrak. &lt;?xml:namespace prefix = st1 /&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Cinta, Kesedihan,&lt;?xml:namespace prefix = o /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; Kekayaan, Kegembiraan, dan sebagainya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mereka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; hidup berdampingan dengan baik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cinta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; dan tak mempunyai perahu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt; Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;perahu. "Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cinta. "Aduh! Maaf, Cinta!" kata Kekayaan, "perahuku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lalu Kakayaan cepat-cepat mengayuh perahunya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pergi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kegembiraan lewat dengan perahunya. "Kegembiraan!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tolong aku!" teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;mendengar teriakan Cinta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Air makin tinggi membasahi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakin panik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tak lama lewatlah Kecantikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!" teriak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cinta. "Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;perahuku yang indah ini," sahut Kecantikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;terisak-isak. Saat itu lewatlah Kesedihan. "Oh,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kesedihan, bawalah aku bersamamu," kata&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cinta. "Maaf, Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;sendirian saja," jawab Kesedihan sambil terus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;mengayuh perahunya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cinta putus asa. Ia merasakan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;air makin naik dan akan menenggelamkannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;suara, "Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!" Cinta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dengan perahunya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cepat-cepat Cinta naik ke perahu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;itu, tepat sebelum air menenggelamkannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah Cinta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;orang tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;menanyakannya kepada seorang penduduk tua di&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu," kata orang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;itu. "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pun enggan menolongku," tanya Cinta heran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Sebab," kata orang itu, "hanya Waktu-lah yang tahu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="FONT-FAMILY: trebuchet ms"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu."&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-137522586037070416?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/137522586037070416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/cinta-dan-waktu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/137522586037070416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/137522586037070416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/cinta-dan-waktu.html' title='Cinta dan Waktu'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYCRqCxymzI/AAAAAAAAACc/x2hr4BElU9o/s72-c/2_Love-letter.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-4046239505673825295</id><published>2009-01-28T23:33:00.006+07:00</published><updated>2009-01-29T00:00:59.517+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Sebelum Kau Menceraikanku, Gendonglah Aku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYCNo5VNxeI/AAAAAAAAACU/tNk7ddjF2h4/s1600-h/marriage001.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYCNo5VNxeI/AAAAAAAAACU/tNk7ddjF2h4/s320/marriage001.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296388895511791074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada hari pernikahanku, aku membopong istriku. Mobil pengantin berhenti&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;didepan flat kami yang cuma berkamar satu. Sahabat-sahabatku menyuruhku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;untuk membopongnya begitu keluar dari mobil. Jadi kubopong ia memasuki rumah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kami.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia kelihatan malu-malu. Aku adalah seorang pengantin pria yang sangat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kejadian 10 tahun yang lalu.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari-hari selanjutnya berlalu demikian simpel seperti secangkir air bening.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kami mempunyai seorang anak, saya terjun ke dunia usaha dan berusaha untuk&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;menghasilkan banyak uang. Begitu kemakmuran meningkat, jalinan kasih&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;diantara kami pun semakin surut. Ia adalah pegawai sipil. Setiap pagi kami&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;berangkat kerja bersama-sama dan sampai di rumah juga pada waktu yang&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;bersamaan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anak kami sedang belajar di luar negeri. Perkawinan kami kelihatan bahagia.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tapi ketenangan hidup berubah dipengaruhi  oleh perubahan yang tidak&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kusangka-sangka.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lyn hadir dalam kehidupanku. Waktu itu adalah hari yang cerah. Aku berdiri&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;di balkon dengan Lyn yang sedang merangkulku. Hatiku sekali lagi terbenam&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dalam aliran cintanya. Ini adalah apartment yang kubelikan untuknya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lyn berkata, "Kamu adalah jenis pria terbaik yang menarik para gadis."&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kata-katanya tiba-tiba mengingatkanku pada istriku. Ketika kami baru&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;menikah, istriku pernah berkata, "Pria sepertimu, begitu sukses, akan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;menjadi sangat menarik bagi para gadis."&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berpikir tentang ini, Aku menjadi ragu-ragu. Aku tahu kalau aku telah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;menghianati istriku. Tapi aku tidak sanggup menghentikannya. Aku melepaskan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;tangan Lyn dan berkata, "Kamu harus pergi membeli beberapa perabot, OK? Aku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ada sedikit urusan di kantor."&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kelihatan ia jadi tidak senang karena aku telah berjanji menemaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;saat tersebut, ide perceraian menjadi semakin jelas dipikiranku  walaupun&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kelihatan tidak mungkin. Bagaimanapun, aku merasa sangat sulit untuk&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;membicarakan hal ini pada istriku. Walau bagaimanapun kujelaskan, ia pasti&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;akan sangat terluka. Sejujurnya, ia adalah seorang istri yang baik. Setiap&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;malam ia sibuk menyiapkan makan malam. Aku duduk santai didepan TV. Makan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;malam segera tersedia. Lalu kami akan menonton TV sama-sama. Atau aku akan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;menghidupkan komputer, membayangkan tubuh Lyn. Ini adalah hiburan bagiku.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Suatu hari aku berbicara sambil bercanda, "Seandainya kita bercerai, apa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;yang akan kau lakukan? "&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia menatap padaku selama beberapa detik tanpa bersuara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataannya ia&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;percaya bahwa perceraian adalah sesuatu yang sangat jauh darinya. Aku tidak&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;bisa membayangkan bagaimana ia akan menghadapi kenyataan jika tahu bahwa aku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;serius.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika istriku mengunjungi kantorku, Lyn baru saja keluar dari ruanganku.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hampir seluruh staff menatap istriku dengan mata penuh  simpati dan berusaha&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;untuk menyembunyikan segala sesuatu selama berbicara dengan ia. Ia kelihatan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sedikit kecurigaan. Ia berusaha tersenyum pada bawahan-bawahanku. Tapi aku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;membaca ada kelukaan di matanya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sekali lagi, Lyn berkata padaku," He Bob, ceraikan ia, OK? Lalu kita akan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;hidup bersama." Aku mengangguk. Aku tahu aku tidak boleh ragu-ragu lagi.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika malam itu istriku menyiapkan makan malam, kupegang tangannya, "Ada&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sesuatu yang harus kukatakan." Ia duduk diam dan makan tanpa bersuara.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sekali lagi aku melihat ada luka dimatanya. Tiba-tiba aku tidak tahu harus&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;berkata apa. Tapi ia tahu kalau aku terus berpikir.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Aku ingin bercerai", kuungkapkan topik ini dengan serius tapi tenang. Ia&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;seperti tidak terpengaruh oleh kata-kataku, tapi ia bertanya secara lembut,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;"Kenapa?" "Aku serius."&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku menghindari pertanyaannya. Jawaban ini membuat ia sangat marah. Ia&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;melemparkan sumpit dan berteriak  kepadaku, "Kamu bukan laki-laki!".&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam itu, kami sekali saling membisu. Ia sedang menangis. Aku tahu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kalau ia ingin tahu apa yang telah terjadi dengan perkawinan kami. Tapi aku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan sebab hatiku telah dibawa pergi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;oleh Lyn.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dengan perasaan yang amat bersalah, Aku menuliskan surat perceraian dimana&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;istriku memperoleh rumah, mobil dan 30% saham dari perusahaanku. Ia&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;memandangnya sekilas dan mengoyaknya jadi beberapa bagian.. Aku merasakan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sakit dalam hati. Wanita yang telah 10 tahun hidup bersamaku sekarang&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;menjadi seorang yang asing dalam hidupku. Tapi aku tidak bisa mengembalikan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;apa yang telah kuucapkan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Akhirnya ia menangis dengan keras didepanku, dimana hal tersebut tidak&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;pernah kulihat sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku, tangisannya merupakan suatu pembebasan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;untukku. Ide perceraian telah menghantuiku dalam beberapa minggu ini dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sekarang sungguh-sungguh telah  terjadi.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada larut malam, aku kembali ke rumah setelah menemui klienku. Aku melihat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ia sedang menulis sesuatu. Karena capek aku segera ketiduran. Ketika aku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;terbangun tengah malam, aku melihat ia masih menulis. Aku tertidur kembali.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia menuliskan syarat-syarat dari perceraiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tidak menginginkan apapun&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dariku, tapi aku harus memberikan waktu sebulan sebelum menceraikannya, dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dalam waktu sebulan itu kami harus hidup bersama seperti biasanya. Alasannya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sangat sederhana: Anak kami akan segera menyelesaikkan pendidikannya dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;liburannya adalah sebulan lagi dan ia tidak ingin anak kami melihat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kehancuran rumah tangga kami.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia menyerahkan persyaratan tersebut dan bertanya, "Bob, apakah kamu masih&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ingat bagaimana aku memasuki rumah kita ketika pada hari pernikahan kita?"&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pertanyaan ini tiba-tiba mengembalikan beberapa kenangan indah kepadaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;mengangguk dan mengiyakan. "Kamu membopongku di  lenganmu", katanya, "Jadi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;aku punya sebuah permintaan, yaitu kamu akan tetap membopongku sampai pada&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;waktu perceraian kita. Dari sekarang sampai akhir bulan ini, setiap pagi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kamu harus membopongku keluar dari kamar tidur ke pintu."&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku menerima dengan senyum. Aku tahu ia merindukan beberapa kenangan indah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;yang telah berlalu dan berharap perkawinannya diakhiri dengan suasana&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;romantis.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku memberitahukan Lyn soal syarat-syarat perceraian dari istriku. Ia&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;tertawa keras dan berpikir itu tidak ada gunanya. "Bagaimanapun trik yang ia&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;lakukan, ia harus menghadapi hasil dari perceraian ini," ia mencemooh.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kata-katanya membuatku merasa tidak enak.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Istriku dan aku tidak mengadakan kontak badan lagi sejak kukatakan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;perceraian itu. Kami saling menganggap orang asing. Jadi ketika aku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;membopongnya di hari pertama, kami kelihatan salah tingkah.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Anak kami menepuk punggung kami, "Wah, papa membopong mama, mesra  sekali"&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kata-katanya membuatku merasa sakit.. Dari kamar tidur ke ruang duduk, lalu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ke pintu, aku berjalan 10 meter dengan ia dalam lenganku. Ia memejamkan mata&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dan berkata dengan lembut, "Mari kita mulai hari ini, jangan memberitahukan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;pada anak kita." Aku mengangguk, merasa sedikit bimbang. Aku melepaskan ia&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;di pintu. Ia pergi menunggu bus, dan aku pergi ke kantor.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada hari kedua, bagi kami terasa lebih mudah. Ia merebah di dadaku, kami&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;begitu dekat sampai-sampai aku bisa mencium wangi di bajunya. Aku menyadari&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;bahwa aku telah sangat lama tidak melihat dengan mesra wanita ini. Aku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;melihat bahwa ia tidak muda lagi, beberapa kerut tampak di wajahnya. Pada&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;hari ketiga, ia berbisik padaku, "Kebun diluar sedang dibongkar, hati-hati&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kalau kamu lewat sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari keempat, ketika aku membangunkannya, aku merasa kalau kami masih mesra&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;seperti sepasang suami istri dan aku masih membopong kekasihku  dilenganku.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Bayangan Lyn menjadi samar.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada hari kelima dan enam, ia masih mengingatkan aku beberapa hal, seperti,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dimana ia telah menyimpan baju-bajuku yang telah ia setrika, aku harus&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;hati-hati saat memasak, dll. Aku mengangguk. Perasaan kedekatan terasa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;semakin erat.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku tidak memberitahu Lyn tentang ini. Aku merasa begitu ringan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;membopongnya. Berharap setiap hari pergi ke kantor bisa membuatku semakin&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kuat. Aku berkata padanya, "Kelihatannya tidaklah sulit membopongmu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sekarang."&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia sedang mencoba pakaiannya, aku sedang menunggu untuk membopongnya keluar.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ia berusaha mencoba beberapa tapi tidak bisa menemukan yang cocok. Lalu ia&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;melihat, "Semua pakaianku kebesaran".&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku tersenyum.Tapi tiba-tiba aku menyadarinya sebab ia semakin kurus itu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sebabnya aku bisa membopongnya dengan ringan bukan disebabkan aku semakin&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kuat. Aku tahu ia mengubur semua kesedihannya dalam hati. Sekali lagi,  aku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;merasakan perasaan sakit.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tanpa sadar ku sentuh kepalanya. Anak kami masuk pada saat tersebut. "Pa,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sudah waktunya membopong mama keluar."&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Baginya, melihat papanya sedang membopong mamanya keluar menjadi bagian yang&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;penting. Ia memberikan isyarat agar anak kami mendekatinya dan merangkulnya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dengan erat. Aku membalikkan wajah sebab aku takut aku akan berubah pikiran&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;pada detik terakhir.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku menyangga ia dilenganku, berjalan dari kamar tidur, melewati ruang duduk&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ke teras. Tangannya memegangku secara lembut dan alami. Aku menyangga&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;badannya dengan kuat seperti kami kembali ke hari pernikahan kami. Tapi ia&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kelihatan agak pucat dan kurus, membuatku sedih.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada hari terakhir, ketika aku membopongnya dilenganku, aku melangkah dengan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;berat. Anak kami telah kembali ke sekolah. Ia berkata, "Sesungguhnya aku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;berharap kamu akan membopongku sampai kita tua".&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku memeluknya dengan kuat dan berkata  "Antara kita saling tidak menyadari&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;bahwa kehidupan kita begitu mesra".&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku melompat turun dari mobil tanpa sempat menguncinya. Aku takut&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;keterlambatan akan membuat pikiranku berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menaiki tangga.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lyn membuka pintu. Aku berkata padanya," Maaf Lyn, Aku tidak ingin bercerai.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Aku serius". Ia melihat kepadaku, kaget. Ia menyentuh dahiku. "Kamu tidak&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;demam".&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kutepiskan tangannya dari dahiku, "Maaf, Lyn, Aku cuma bisa bilang maaf&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;padamu, Aku tidak ingin bercerai. Kehidupan rumah tanggaku membosankan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;disebabkan ia dan aku tidak bisa merasakan nilai-nilai dari kehidupan, bukan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;disebabkan kami tidak saling mencintai lagi. Sekarang aku mengerti sejak aku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;membopongnya masuk ke rumahku, ia telah melahirkan anakku. Aku akan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;menjaganya sampai tua. Jadi aku minta maaf padamu."&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Lyn tiba-tiba seperti tersadar. Ia memberikan tamparan keras kepadaku dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;menutup pintu dengan kencang dan tangisannya meledak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menuruni tangga&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dan pergi ke kantor. Dalam perjalanan aku melewati sebuah toko bunga,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;kupesan sebuah buket bunga kesayangan istriku.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjual bertanya apa yang mesti ia tulis dalam kartu ucapan? Aku tersenyum,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;dan menulis, "Aku akan membopongmu setiap pagi sampai kita tua...&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-4046239505673825295?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/4046239505673825295/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/sebelum-kau-menceraikanku-gendonglah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4046239505673825295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/4046239505673825295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/sebelum-kau-menceraikanku-gendonglah.html' title='Sebelum Kau Menceraikanku, Gendonglah Aku'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYCNo5VNxeI/AAAAAAAAACU/tNk7ddjF2h4/s72-c/marriage001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-3469316117610524500</id><published>2009-01-28T22:58:00.004+07:00</published><updated>2009-01-28T23:30:43.863+07:00</updated><title type='text'>9 Cara Untuk Membina Hubungan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYCH-EFg2MI/AAAAAAAAACM/GEGLSpw-Dx0/s1600-h/The_Art_of_Loving_by_latentxbullet.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 152px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYCH-EFg2MI/AAAAAAAAACM/GEGLSpw-Dx0/s200/The_Art_of_Loving_by_latentxbullet.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296382662106208450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jika Anda berada dalam suatu hubungan yang mengalami kegagalan, nampaknya Anda perlu duduk dan bertanya-tanya apa yang telah terjadi. Kadang-kadang mudah untuk melihat berapa banyak kesalahan tetapi tidak mudah melihat dimana posisi Anda secara pribadi. Setiap orang ingin menjadi yang terbaik pada apa yang mereka lakukan, dan tak terkecuali menjadi yang terbaik bagi pasangan Anda.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut 9 cara mudah yang akan membantu Anda mencapai tujuan. Ingat! Jika Anda ingin terbaik bagi orang lain, Anda juga harus menjadi yang terbaik bagi diri Anda sendiri.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Romantis&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dimanapun hubungan Anda mulai gagal, salah satu indikator pertamanya adalah kurang romantis. Dalam suatu hubungan tidak harus melulu kerja dan romantis menjadi satu keharusan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Jangan pernah meremehkan diri sendiri&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kapanpun Anda meremehkan diri sendiri, Anda pada dasarnya mengatakan bahwa Anda bukan yang terbaik bagi pasangan Anda. Jangan menyalahkan diri sendiri atas kesalahan masa lalu, karena akan mencegah Anda dari mencoba dan berhasil pada hal baru di kemudian hari.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Selalu jujur&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tidak ada satupun hubungan yang akan sukses di kemudian hari jika dibangun dengan kebohongan. Sekalipun jika pasangan Anda tidak pernah mencari tahu kebenarannya, kenyataan bahwa Andapun tahu kebohongan bisa mempengaruhi diri sendiri dan pasangan Anda.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jangan lakukan sesuatu hanya untuk menjaga pasangan Anda bahagia&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berapa kali Anda telah melakukan sesuatu untuk atau pada pasangan Anda yang Anda benar-benar tidak ingin lakukan, hanya untuk membuat mereka bahagia. Setiap kali Anda menyetujui cara itu, sebagian cinta Anda untuk mereka telah mati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;5. Jangan menganggap kecil pasangan Anda&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Setiap orang pernah berbuat salah dalam hidupnya dan setiap orang bekerja pada ritme yang berbeda. Jika Anda menghabiskan waktu untuk mengomeli pasangan Anda setiap hal kecil yang mereka lakukan salah, bagaimana Anda dapat mengharapkan mereka melakukan sesuatu yang benar?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Jangan tunda sesuatu yang Anda telah janjikan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Kepercayaan adalah hal penting dari setiap hubungan dan perlu ditingkatkan, Jika Anda akan melakukan sesuatu kemudian tidak, bagaimana ia bisa percaya?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Selalu ada bagi pasangan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tidak ada yang lebih penting dalam hidup Anda selain pasangan Anda. Teman bisa datang dan pergi, tetapi pasangan akan selalu dengan Anda untuk seluruh perjalanan. Jika mereka dalam masalah atau memerlukan anda, tidak ada hal lain, kecuali Anda berada disampingnya.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Komunikasi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Segala sesuatu merubah hubungan hampir setiap hari. Jika Anda tidak berbicara dengan pasangan Anda, Anda akan sulit untuk menjembatani kesenjangan.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Perlakukan pasangan Anda dengan sopan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jangan Anda perlakukan pasangan Anda tidak baik dibanding Anda memperlakukan teman baik Anda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-3469316117610524500?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/3469316117610524500/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/9-cara-untuk-membina-hubungan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3469316117610524500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3469316117610524500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/9-cara-untuk-membina-hubungan.html' title='9 Cara Untuk Membina Hubungan'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYCH-EFg2MI/AAAAAAAAACM/GEGLSpw-Dx0/s72-c/The_Art_of_Loving_by_latentxbullet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-3387791909994476171</id><published>2009-01-28T22:25:00.002+07:00</published><updated>2009-01-28T22:44:05.861+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Mencintai Tanpa Syarat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYB8macRUbI/AAAAAAAAAB8/zq5raz2W17k/s1600-h/I_Love_You_by_xXBeastOfBloodXx.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 154px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYB8macRUbI/AAAAAAAAAB8/zq5raz2W17k/s200/I_Love_You_by_xXBeastOfBloodXx.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296370161162473906" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CAdmin%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Trebuchet MS"; 	panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;Lima&lt;/font&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt; tahun usia pernikahanku dengan Ellen sungguh masa yang sulit.&lt;br /&gt;Semakin hari semakin tidak ada kecocokan diantara kami. Kami bertengkar karena hal-hal kecil. Karena Ellen lambat membukakan pagar saat aku pulang kantor. Karena meja sudut di ruang keluarga yang ia beli tanpa membicarakannya denganku, bagiku itu hanya membuang uang saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, 27 Agustus adalah ulang tahun Ellen. Kami bertengkar pagi ini karena Ellen kesiangan membangunkanku. Aku kesal dan tak mengucapkan selamat ulang tahun padanya, kecupan di keningnya yang biasa kulakukan di hari ulang tahunnya tak mau kulakukan. Malam sekitar pukul 7, Ellen sudah 3 kali menghubungiku untuk memintaku segera pulang dan makan malam bersamanya, tentu saja permintaannya tidak kuhiraukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jam menunjukkan pukul 10 malam, aku merapikan meja kerjaku dan beranjak pulang. Hujan turun sangat deras, sudah larut malam tapi jalan di tengah &lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; masih saja macet, aku benar-benar dibuat kesal oleh keadaan. Membayangkan pulang dan bertemu dengan Ellen membuatku semakin kesal! Akhirnya aku sampai juga di rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 12 malam, dua jam perjalanan kutempuh yang biasanya aku hanya membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kulihat Ellen tertidur di sofa ruang keluarga. Sempat aku berhenti&lt;br /&gt;di hadapannya dan memandang wajahnya. "Ia sungguh cantik" kataku dalam hati, "Wanita yang menjalin hubungan denganku selama 7 tahun sejak duduk di bangku SMA yang kini telah kunikahi selama 5 tahun, tetap saja cantik". Aku menghela nafas dan meninggalkannya pergi, aku ingat kalau aku sedang kesal sekali dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku langsung masuk ke kamar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;Di meja rias istriku kulihat buku itu, buku coklat tebal yang dimiliki oleh istriku. Bertahun-tahun Ellen menulis cerita hidupnya pada buku coklat itu. Sejak sebelum menikah, tak pernah ia ijinkan aku membukanya. Inilah saatnya! Aku tak mempedulikan Ellen, kuraih buku coklat itu dan kubuka halaman demi halaman secara acak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 Februari 1996, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;Terima kasih Tuhan atas pemberianMu yang berarti bagiku, Vincent, pacar pertamaku yang akan menjadi pacar terakhirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm. aku tersenyum, Ellen yakin sekali kalau aku yang akan menjadi suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 September 2001, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;Tak sengaja kulihat Vincent makan malam dengan wanita lain sambil tertawa mesra. Tuhan, aku mohon agar Vincent tidak pindah ke lain hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jantungku serasa mau berhenti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 Oktober 2001, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;Aku menemukan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ucapan terima kasih untuk Vincent, atas candle light dinner di hari ulang tahun seorang wanita dengan nama Melly. Siapakah dia Tuhan? Bukakanlah mataku untuk apa yang Kau kehendaki agar aku ketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jantungku benar-benar mau berhenti. Melly, wanita yang sempat dekat denganku disaat usia hubunganku dengan Ellen telah mencapai 5 tahun. Melly, yang karenanya aku hampir saja mau memutuskan hubunganku dengan Ellen karena kejenuhanku. Aku telah memutuskan untuk tidak bertemu dengan Melly lagi setelah dekat dengannya selama 4 bulan, dan memutuskan untuk tetap setia kepada Ellen. Aku sungguh tak menduga kalau Ellen mengetahui hubunganku dengan Melly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Januari 2002, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;Aku dihampiri wanita bernama Melly, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;Ia menghinaku dan mengatakan Vincent telah selingkuh dengannya. Tuhan, beri aku kekuatan yang berasal daripadaMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin Ellen sekuat itu, ia tak pernah mengatakan apapun atau menangis di hadapanku setelah mengetahui aku telah menghianatinya. Aku tahu Melly, dia pasti telah membuat hati Ellen sangat terluka dengan kata-kata tajam yang keluar dari mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nafasku sesak, tak mampu kubayangkan apa yang Ellen rasakan saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 Februari 2002, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;Vincent melamarku di hari jadi kami yang ke-6.Tuhan apa yang harus kulakukan? Berikan aku tanda untuk keputusan yang harus kuambil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14 Februari 2003, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;Hari minggu yang luar biasa, aku telah menjadi Nyonya Alexander Vincent Winoto. Terima kasih Tuhan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Juli 2005, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;Pertengkaran pertama kami sebagai keluarga. Aku harap aku tak kemanisan lagi membuatkan teh untuknya. Tuhan, Bantu aku agar lebih berhati-hati membuatkan teh untuk suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 April 2006, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;Vincent marah padaku, aku tertidur pulas saat ia pulang kantor sehingga ia menunggu di depan rumah agak lama. Seharian aku berada mall mencari jam idaman Vincent, aku ingin membelikan jam itu di hari ulang tahunnya yang tinggal 2 hari lagi. Tuhan, beri kedamaian di hati Vincent agar ia tidak marah&lt;br /&gt;lagi padaku, aku tak akan tidur di sore hari lagi kalau Vincent belum pulang walaupun aku lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai menangis, Ellen mencoba membahagiakanku tapi aku malah memarahinya tanpa mau mendengarkan penjelasannya. Jam itu adalah jam kesayanganku yang kupakai sampai hari ini, tak kusadari ia membelikannya dengan susah payah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 November 2007, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;font style="" face="&amp;quot;"&gt;Vincent butuh meja untuk menaruh kopi di ruang keluarga, dia sangat suka membaca di sudut ruang itu. Tuhan, Bantu aku menabung agar aku dapat membelikan sebuah meja, hadiah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Natal&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; untuk Vincent.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak dapat lagi menahan tangisanku, Ellen tak pernah mengatakan meja itu adalah hadiah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Natal&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; untukku. Ya, ia memang membelinya di malam &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Natal&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan menaruhnya hari itu juga di ruang keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sudah tak sanggup lagi membuka halaman berikutnya. Ellen sungguh diberi kekuatan dari Tuhan untuk mencintaiku tanpa syarat. Aku berlari keluar kamar, kukecup kening Ellen dan ia terbangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maafkan aku Ellen, Aku mencintaimu, Selamat ulang tahun." &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/font&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-3387791909994476171?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/3387791909994476171/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/mencintai-tanpa-syarat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3387791909994476171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3387791909994476171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/mencintai-tanpa-syarat.html' title='Mencintai Tanpa Syarat'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYB8macRUbI/AAAAAAAAAB8/zq5raz2W17k/s72-c/I_Love_You_by_xXBeastOfBloodXx.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-7152939600272131798</id><published>2009-01-28T21:25:00.005+07:00</published><updated>2009-01-28T21:37:48.836+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Humor - Usia Pernikahan Mempengaruhi Kemesraan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYBslnFX01I/AAAAAAAAABs/7N4msPONGGU/s1600-h/humor.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 198px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYBslnFX01I/AAAAAAAAABs/7N4msPONGGU/s200/humor.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296352555190178642" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Usia Pernikahan Mempengaruhi Kemesraan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;1. Sebelum Bobo:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 weeks: selamat bobo sayang, mimpi indah ya, mmmuach.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6 months: tolong matiin lampunya, silau nih..&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6 years : KESANA-AN DOONG...KAMU TIDUR DEMPET2AN KAYAK MIKROLET GINI SIH?!&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ngajarin Nyetir:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 weeks : hati2 say, injek kopling dulu baru masukin perseneling ya&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 months: pelan2 dong lepas koplingnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6 years : PANTESAN SERING KE BENGKEL, MASUKIN PERSENELINGNYA AJA KAYAK GINI!??&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;3. Balesin SMS:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 weeks: iya sayang, bentar lagi nyampe rumah koq, aku beli martabak kesukaanmu dulu ya&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 months: mct bgt di jln nih&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 years : OK.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;4. Dating process:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 weeks : I love U, I love U, I love U.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 months : Of course I love U.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 years : YA IYAHLAH!! KALAU AKU TDK CINTA KAMU, NGAPAIN NIKAH SAMA KAMU??&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;5. Back from Work:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 weeks : Honey, aku pulang...&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 months : I'm BACK!!&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 years : SI MBOK MASAK APA HARI INI??&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;6. Hadiah (ulang tahun):&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 weeks : Sayangku, kuharap kau menyukai cincin yang kubeli&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 months : Aku membeli lukisan, nampaknya cocok dengan suasana ruang tengah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6 years : NIH DUITNYA, LOE BELI SENDIRI DEH YANG LOE MAU.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;7. Telepon:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 weeks : Baby, ada yang pengen bicara ama kamu di telpon&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 months : Eh...ini buat kamu nih...&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 years : WOOIII TELPON BUNYI TUUUHHH....ANGKAT DUOOONG!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;8. Masakan:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 weeks : Wah, tak kusangka rasa makanan ini begitu lezaattt...!!!&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 months : Kita makan apa malam ini??&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 years : HAH? MAKANAN INI LAGI?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Apology:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 weeks : Udah gak apa-apa sayang, nanti kita beli lagi ya&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 months : Hati2! Nanti jatuh tuh.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 years : KAMU GAK NGERTI2 YA DAH BERIBU2 KALI AKU BILANGIN&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Baju baru:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6 weeks : Duhai kasihku, kamu seperti bidadari dengan pakaian itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;6 months : Lho, kamu beli baju baru lagi?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 years : BELI BAJU ITU HABIS BERAPA??&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Planning for Vacations:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 weeks : Gimana kalau kita jalan2 ke Amerika atau ketempat yg kamu mau honey?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 months : Ke Surabaya naik bis aja ya gak usah pakai pesawat...&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 years : JALAN2? DIRUMAH AJA KENAPA SEH? NGABISIN UANG AJA!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;12. TV:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 weeks : Baby, apa yg pengen kita tonton malam ini ?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 months : Sebentar ya, filmnya bagus banget nih.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 years : JANGAN DIGANTI2 DONG CHANNELNYA AH! GAK BISA LIAT ORANG SENENG DIKIT APA ?!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:trebuchet ms;" &gt;&lt;br /&gt;13. Pake Toilet:&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 weeks : ngga apa2, kamu duluan deh, aku ngga buru2 koq..&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 months: masih lama ngga nih?&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;6 years : brug! brug! brug! (suara pintu digedor), kalo mau tapa di gunung kawi sono!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-7152939600272131798?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/7152939600272131798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/humor-usia-pernikahan-mempengaruhi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/7152939600272131798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/7152939600272131798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/humor-usia-pernikahan-mempengaruhi.html' title='Humor - Usia Pernikahan Mempengaruhi Kemesraan'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYBslnFX01I/AAAAAAAAABs/7N4msPONGGU/s72-c/humor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-8990862448823973873</id><published>2009-01-28T21:06:00.006+07:00</published><updated>2009-01-29T07:39:39.696+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Apakah saya menikahi orang yang tepat?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYBoheQR2cI/AAAAAAAAABk/RLIpwhTpHVc/s1600-h/wed_couple_runs_MED.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296348086054017474" style="FLOAT: left; MARGIN: 0pt 10px 10px 0pt; WIDTH: 182px; CURSOR: pointer; HEIGHT: 210px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYBoheQR2cI/AAAAAAAAABk/RLIpwhTpHVc/s320/wed_couple_runs_MED.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="ln2"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam sebuah seminar rumah tangga, seseorang peserta tiba-tiba melontarkan pertanyaan yang sangat lumrah, "Bagaimana saya tahu kalau saya menikah dengan orang yang tepat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1233151496_0" style="CURSOR: pointer; BORDER-BOTTOM: rgb(0,102,204) 1px dashed"&gt;Saya&lt;/span&gt; melihat ada seorang lelaki bertubuh besar duduk di sebelahnya jadi saya menjawab "Ya.. tergantung. Apakah pria disebelah Anda itu suami Anda?"&lt;/div&gt;&lt;div id="ln3" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln4" face="trebuchet ms"&gt;Dengan sangat serius dia balik bertanya "Bagaimana Anda tahu?!" "Biarkan saya jawab pertanyaan yang sangat membebani ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln5" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln6" face="trebuchet ms"&gt;Inilah jawabannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln7" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln8" face="trebuchet ms"&gt;Setiap ikatan memiliki siklus. Pada saat-saat awal sebuah hubungan, Anda merasakan jatuh cinta dengan pasangan Anda. Telepon darinya selalu ditunggu-tunggu, begitu merindukan belaian sayangnya, dan begitu menyukai perubahan sikap-sikapnya yang bersemangat begitu menyenangkan. Jatuh cinta kepada pasangan bukanlah hal yang sulit. Jatuh cinta merupakan hal yang sangat alami dan pengalaman yang begitu spontan. Tidak perlu berbuat apapun... Makanya dikatakan "jatuh" cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln9" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln10" face="trebuchet ms"&gt;Orang yang sedang kasmaran kadang mengatakan "aku mabuk cinta". Bayangkan ekspresi tersebut! Seakan-akan Anda sedang berdiri tanpa melakukan apapun lalu tiba-tiba sesuatu datang dan terjadi begitu saja pada anda. Jatuh cinta itu mudah. Sesuatu yang pasif dan spontan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi setelah beberapa tahun perkawinan, gempita cinta itu pun akan pudar. Perubahan ini merupakan siklus alamiah dan terjadi pada semua ikatan. Perlahan tapi pasti. Telepon darinya menjadi hal yang merepotkan, belaiannya nggak selalu diharapkan dan sikap-sikapnya yang bersemangat bukannya jadi hal yang manis tapi malah menambah penat yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln11" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln12" face="trebuchet ms"&gt;Gejala-gejala pada tahapan ini bervariasi pada masing-masing individu. Namun bila Anda memikirkan tentang rumah tangga Anda, Anda akan mendapati perbedaaan yang dramatis antara tahap awal ikatan, pada saat Anda jatuh cinta, dengan kepenatan-kepenatan bahkan kemarahan pada tahapan-tahapan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln13" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln14" face="trebuchet ms"&gt;Dan pada situasi inilah pertanyaan "Did I marry the right person?" mulai muncul, baik dari Anda atau dari pasangan Anda, atau dari keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln15" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln16" face="trebuchet ms"&gt;Dan ketika Anda maupun pasangan Anda mencoba merefleksikan eforia cinta yang pernah terjadi, Anda mungkin mulai berhasrat menyelami eforia-eforia cinta itu dengan orang lain. Dan ketika pernikahan itu akhirnya kandas. Masing-masing sibuk menyalahkan pasangannya atas ketidakbahagiaan itu dan mencari pelampiasan di luar. Berbagai macam cara, bentuk dan ukuran untuk pelampiasan ini, mengingkari kesetiaan merupakan hal yang paling jelas. Sebagian orang memilih untuk menyibukan diri dengan pekerjaannya, hobinya, pertemanannya, nonton TV hingga merasa bosan, ataupun hal-hal yang menyolok lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln17" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln18" face="trebuchet ms"&gt;Tapi tahu tidak? Bahwa jawaban atas dilema ini tidak ada di luar, justru jawaban ini hanya ada di dalam pernikahan itu sendiri. Mencari pelarian? Silahkan. Anda bisa! Bisa saja ataupun boleh saja Anda mencari pelarian. Mungkin pada saat itu Anda akan merasa lebih baik. Tapi itu bersifat temporer, karena setelah beberapa tahun Anda akan mengalami kondisi yang sama (seperti sebelumnya pada perkawinan Anda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln19" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln20" face="trebuchet ms"&gt;Kunci sukses penikahan bukanlah menemukan orang yang tepat, namun bagaimana belajar mencintai orang yang Anda temukan dan terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln21" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln22" face="trebuchet ms"&gt;Cinta bukanlah hal yang pasif ataupun pengalaman yang spontan. Cinta tidak akan pernah begitu saja terjadi. Kita tidak akan bisa menemukan cinta yang selamanya, tapi kita harus mengusahakannya dari hari ke hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln23" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln24" face="trebuchet ms"&gt;Benar juga ungkapan "diperbudak cinta" Karena cinta itu butuh waktu, usaha, dan energi. Dan yang paling penting, cinta itu butuh sikap bijak. Kita harus tahu benar apa yang harus dilakukan agar rumah tangga berjalan dengan baik. Jangan membuat kesalahan untuk hal yang satu ini. Cinta bukanlah misteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln25" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln27" face="trebuchet ms"&gt;Ada beberapa hal spesifik yang bisa dilakukan (dengan ataupun tanpa pasangan anda) agar rumah tangga berjalan lancar. Sama halnya dengan hukum alam pada ilmu físika (seperti gaya Gravitasi), dalam suatu ikatan rumah tangga juga ada hukumnya. Sama halnya dengan diet yang tepat dan olahraga yang benar dapat membuat tubuh kita lebih kuat. Beberapa kebiasaan dalam hubungan rumah tangga juga dapat membuat rumah tangga itu lebih kuat. Ini merupakan reaksi sebab akibat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita tahu dan mau menerapkan hukum-hukum tersebut, tentulah kita bisa "membuat" cinta bukan "jatuh". Karena cinta dalam pernikahan sesungguhnya merupakan sebuah keputusan, dan bukan cuma perasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln28" face="trebuchet ms"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="ln29" face="trebuchet ms"&gt;" Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai tetapi untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna ".&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-8990862448823973873?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/8990862448823973873/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/apakah-saya-menikahi-orang-yang-tepat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/8990862448823973873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/8990862448823973873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/apakah-saya-menikahi-orang-yang-tepat.html' title='Apakah saya menikahi orang yang tepat?'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYBoheQR2cI/AAAAAAAAABk/RLIpwhTpHVc/s72-c/wed_couple_runs_MED.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-3103139644778170195</id><published>2009-01-28T16:57:00.005+07:00</published><updated>2009-01-28T17:27:26.240+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Kue Cinta</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYAuc2LW7_I/AAAAAAAAABE/2QHsNLjHgcw/s1600-h/x-mascakes.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296284234902073330" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 256px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYAuc2LW7_I/AAAAAAAAABE/2QHsNLjHgcw/s320/x-mascakes.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;BAHAN:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1 pria sehat,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1 wanita sehat,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;100% Komitmen,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2 pasang restu orang tua,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1 botol kasih sayang murni.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;BUMBU:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1 balok besar humor,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;25 gr rekreasi,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;1 bungkus doa,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;2 sendok teh telpon-telponan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;(Semuanya diaduk hingga merata danmengembang)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tips:- Pilih pria dan wanita yang benar-benar matang dan seimbang.. Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat mempengaruhi kelezatan - Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karena walaupun modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusak kesehatan.- Gunakan Kasih sayang cap "IMAN, HARAP &amp;amp; KASIH" yang telah memiliki sertifikat ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Cara Memasak:- Pria dan Wanita dicuci bersih, buang semua masa lalunya sehingga tersisa niat tulus ikhlas- Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orang tua secara merata- Masukkan niat yang murni ke dalam loyang dan panggang dengan api cinta merata sekitar 30 menit di depan penghulu atau pendeta - Biarkan di dalam loyang tadi, sirami dengan semua bumbu di atas- Kue siap dinikmati&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Catatan:Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup dan paling enak dinikmati dalam keadaan kasih yang hangat!Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkan lagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta beberapa potong doa kemudian dihangatkan lagi di oven bermerek "Tempat Ibadah" diatas api cinta. Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon-teleponan bila berjauhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Selamat mencoba, dijamin halal... ! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Selamat menikmati... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-3103139644778170195?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/3103139644778170195/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/kue-cinta.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3103139644778170195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/3103139644778170195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/kue-cinta.html' title='Kue Cinta'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYAuc2LW7_I/AAAAAAAAABE/2QHsNLjHgcw/s72-c/x-mascakes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-6797253468778728229</id><published>2009-01-28T14:43:00.006+07:00</published><updated>2009-01-28T16:15:31.580+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Jagalah dan sayangilah orang yang kau cintai dengan segenap hatimu...</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYAOTr5LwVI/AAAAAAAAAA8/zv2ARMbJ5ao/s1600-h/King%27s+Beach+West+Coast+Barbados+West+Indies.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296248893150576978" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 125px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYAOTr5LwVI/AAAAAAAAAA8/zv2ARMbJ5ao/s200/King%27s+Beach+West+Coast+Barbados+West+Indies.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mia: Sudah satu minggu kita pacaran, aku mau tanya siapa sich yang paling kamu cintai di dunia ini? &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Joe: Kamu dong!&lt;br /&gt;Mia: Menurut kamu, aku ini siapa?&lt;br /&gt;Joe: Kamu tulang rusukku!&lt;br /&gt;Mia: Kok bisa tulang rusukmu?&lt;br /&gt;Joe: Aku ceritakan sejarahnya ya... Dulu karena Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua Pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, ia tidak lagi merasakan sakit di hati. Begitu juga dengan tulang rusuk yang ditemukan, dia merasa lengkap, dan tidak kehilangan suatu apapun, maka diapun tidak merasakan sakit di hatinya. Seperti saat ini, hatiku terasa nyaman dan lengkap dengan adanya kamu di sisiku. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Pasangan itu mengalami masa yang indah dan manis untuk beberapa saat. Namun setelah mereka beranjak ke dunia kerja, kedua pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan kerja masing-masing dan kepenatan hidup yang ada. Hidup mereka menjadi membosankan, jarang bertemu, dan mulai terjadi pertengkaran- pertengkaran besar dalam kehidupan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin menyakitkan. Pada suatu hari pada akhir sebuah pertengkaran Mia keluar dari mobil Joe sembari membanting pintu Mobil. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak: &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;"Kamu nggak cinta lagi sama aku! Kita putus saja!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joe sangat membenci ketidak-dewasaan Mia dan secara spontan balik berteriak:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu terlalu kekanakan, aku benci kekanakanmu itu, cobalah berpikir lebih dewasa ketika menghadapi masalah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mia yang terpancing oleh emosinya-pun spontan berteriak marah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku menyesal menerimamu sebagai pacarku, kamu ternyata salah, ternyata aku bukan tulang rusukmu !!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba Joe terdiam dan berdiri terpaku di samping mobilnya untuk beberapa saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joe menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan, dia menyesal kenapa menjelekkan kekanakan Mia. Namun karena emosinya masih meluap, dia segera masuk kemobilnya, menancap gas, dan meninggalkan Mia yang sedang berlari masuk ke rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di kamarnya, Mia menyesal berkata bahwa dia bukanlah tulang rusuk Joe, dia mengingat semua kebaikan Joe, semua pengorbanannya, dan segala ketulusannya, dan Mia menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi seperti ludah yang telah terludahkan, kata-katanya tidak mungkin untuk diambil kembali. Karena emosi masih terlalu menguasainya, dengan berlinang air mata, Mia bertekad untuk berpisah. Dia mengambil handphone-nya, dan menuliskan sebuah SMS untuk Joe:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan Kita berpisah dan mencari pasangan sejati Kita masing-masing! "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun berganti dan berlalu begitu cepat, namun Mia masih belum bisa melupakan Joe. Mia berusaha mencari tahu tentang kehidupan Joe. Dari temannya, dia tahu bahwa Joe pernah ke luar negeri beberapa tahun, tetapi sudah kembali. Dia pernah berpacaran dengan seorang asing, namun kini sudah putus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mia agak kecewa tahu bahwa Joe tidak menunggunya kembali. Di tengah malam yang sunyi, dia menyeduh dan meminum the hijau tawar dari cangkirnya, dan merasakan ada segores luka yang teramat sakit di hatinya. Tetapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Joe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, mereka kembali bertemu di airport, tempat di mana banyak terjadi pertemuan dan perpisahan. Mereka hanya dipisahkan oleh sebuah kaca pembatas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joe: Hai, apa kabar?&lt;br /&gt;Mia: (Gugup dan karenanya, Mia hanya menjawab sepatah dua patah kata) Baik...&lt;br /&gt;Joe: (Diam sejenak mencari bahan obrolan, lalu berkata) Apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang?&lt;br /&gt;Mia: Belum...&lt;br /&gt;Joe: Maaf, aku terburu-buru, aku harus terbang ke New York dengan penerbangan berikut. Aku akan kembali dua minggu lagi. Berapa nomor teleponmu sekarang? Aku akan menelponmu...&lt;br /&gt;Mia: Kamu tahu nomor teleponku, tidak Ada yang berubah...&lt;br /&gt;Joe: Ok, saya akan call kamu nanti.&lt;br /&gt;Joe tersenyum kecil, lalu berlalu sambil melambaikan tangan Dan berkata: " Bye ...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu minggu kemudian, ketika Mia sedang menonton televisi, Mia menemukan bahwa ternyata Joe adalah satu korban Menara Kembar WTC. Malam itu, sekali lagi, Mia meminum the hijau dari cangkirnya, kali ini teh itu tidak tawar, namun asin karena air mata Mia berjatuhan tertetes di cangkir itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Mia menangis, dia kembali merasakan sakit di hatinya, kali ini jauh lebih sakit. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Joe, asal dari semua tulang rusuk yang dia miliki, pasangan dari semua tulang rusuknya sendiri, yang telah dengan bodohnya dia patahkan, dan kali ini kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya sudah sirna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Moral of the story.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita melampiaskan 99% kemarahan justru kepada orang yang paling kita cintai. Dan akibatnya adalah fatal. Seringkali penyesalan itu datang terlalu lambat, akibatnya setelah kita menyadari kesalahan kita, semua sudah terlambat....&lt;br /&gt;Karena itu jagalah dan sayangilah orang yang kau cintai dengan segenap hatimu...&lt;br /&gt;Sebelum kau mengucapkan sesuatu berpikirlah dulu, apakah kata-kata yang kau ucapkan akan menyakiti orang yang kau cintai.&lt;br /&gt;Kalau ya sebaiknya jangan kau ucapkan. Karena akan semakin besar resiko yang akan kau tanggung ketika kehilangan orang yang kau cintai.&lt;br /&gt;Jadi berpikirlah dahulu, apakah kata-kata yang akan kau ucapkan sebanding dengan akibat yang akan kau terima?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah artikel pada majalah National Geographic beberapa tahun yang lalu, memuat satu foto yang mempunyai arti yang mendalam mengenai Sayap Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seekor induk burung yang penuh dengan kasih, sadar akan bahaya yang menghadang saat kebakaran hutan terjadi di Taman Nasional Yellowstone, membawa anak-anaknya ke bawah pohon dan mengumpulkan mereka di bawah sayapnya...,karena dengan instingnya ia tahu bahwa asap yang beracun juga akan bertiup ketika kebakaran hutan berlangsung. Ia dapat saja terbang ke tempat yang aman, tapi ia tidak dapat menolak untuk meninggalkan anak-anaknya. Ketika nyala api datang dan panas yang menyengat melanda tubuhnya yang mungil, induk burung ini tetap setia dan tidak bergeming. Karena ia rela mati, oleh karena itu anak-anaknya yang berada di bawah perlindungan sayapnya dapat tetap hidup. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-6797253468778728229?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/6797253468778728229/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/jagalah-dan-sayangilah-orang-yang-kau.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/6797253468778728229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/6797253468778728229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/jagalah-dan-sayangilah-orang-yang-kau.html' title='Jagalah dan sayangilah orang yang kau cintai dengan segenap hatimu...'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYAOTr5LwVI/AAAAAAAAAA8/zv2ARMbJ5ao/s72-c/King%27s+Beach+West+Coast+Barbados+West+Indies.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8209912405851146990.post-7168744543964227360</id><published>2009-01-28T13:39:00.008+07:00</published><updated>2009-01-28T21:47:29.926+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tulang Rusuk'/><title type='text'>Teman Pewaris kerajaan Bapaku</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SX_-6rrSJGI/AAAAAAAAAAw/i4XaF9iAP-I/s1600-h/10+Hokkaido+1920x1200.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296231970921129058" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 215px; height: 149px;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SX_-6rrSJGI/AAAAAAAAAAw/i4XaF9iAP-I/s320/10+Hokkaido+1920x1200.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style=";font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"  &gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Amsal 31:29 ” Banyak wanita telah berbuat baik, tetapi engkau melebihi mereka semua“.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Dan inilah Doa seorang wanita… untuk wanita yang kelak akan menjadi teman pewaris kerajaan Bapaku. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku…&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Aku berdo’a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku. Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu. Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau. Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting. Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas. Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku. Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah&lt;br /&gt;Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku. Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaik kudalam setiap waktu dan situasi. Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna, sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu. Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya. Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya. Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya. Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Tuhanku…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Aku juga meminta, Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga, Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMu, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dari-Mu. Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya. Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya. Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana, mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Dan bilamana akhirnya kami akan disatukan, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;“Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.” &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;Aku mengetahui Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Amin….&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8209912405851146990-7168744543964227360?l=gomgomtampubolon.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/feeds/7168744543964227360/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/teman-pewaris-kerajaan-bapaku.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/7168744543964227360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8209912405851146990/posts/default/7168744543964227360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gomgomtampubolon.blogspot.com/2009/01/teman-pewaris-kerajaan-bapaku.html' title='Teman Pewaris kerajaan Bapaku'/><author><name>Light House</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03968221062177710975</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SYJgqCKRUMI/AAAAAAAAAIU/FpHkAqbku5Y/S220/heart-in-hands.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vrO6qYCpXUY/SX_-6rrSJGI/AAAAAAAAAAw/i4XaF9iAP-I/s72-c/10+Hokkaido+1920x1200.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
